top of page

Cerita Sukarno dengan Dalang Wayang Kulit Kesayangannya

Tak hanya menjunjung tinggi kesenian, Sukarno juga menghargai para senimannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sukarno dan Ki Gitosewoko (kanan). (bloggerpurworejo.com).

4 Des 2015
2 menit membaca

PADA 1960-an, akan dihelat pagelaran wayang kulit di Istana. Ia salah satu kesenian yang disukai Sukarno. Sukarno memilih sendiri dalang favoritnya, Ki Gitosewoko dari Blitar. Lima hari sebelum pagelaran, Gitosewoko sudah berada di Istana.


“Apakah sudah siap?” tanya Sukarno kepada Gitosewoko. Percakapan pun berlanjut membahas cerita hingga sanggit atau penggarapan. Sukarno berpesan, “Gito, semua mengharapkan pagelaran nanti sukses. Berusahalah tidak mengecewakan penonton.”


Sukarno juga mengarahkan, “Gatotkaca tidak boleh sering memukul. Usahakan sekali memukul lawannya tumbang. Lalu Arjuna lebih tepat jika kau bawakan dengan laras (nada, red) dua atau lima, jadi lebih terkesan jantan. Suaranya harus kau tegaskan! Bukankah ksatria besar macam Arjuna, tidak tepat bila memiliki suara klemak-klemek, tidak bertenaga?”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Polisi menyebut penyebab utama kecelakaan terletak pada perilaku dan kondisi jiwa pengemudi.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Dari waktu ke waktu wacana memindahkan ibukota negara dibahas, bahkan pernah pula direncanakan.
Enggan memakai masker dan terkesan menganggap remeh virus corona, Presiden Amerika Serikat Donald Trump positif Covid-19. Sebagaimana pendahulunya, Woodrow Wilson, yang terkena Flu Spanyol.
Enggan memakai masker dan terkesan menganggap remeh virus corona, Presiden Amerika Serikat Donald Trump positif Covid-19. Sebagaimana pendahulunya, Woodrow Wilson, yang terkena Flu Spanyol.
Pameran ilustrasi sejarah gerakan kaum kiri di Indonesia. Menyajikan narasi masa lalu lewat karya seni.
Pameran ilustrasi sejarah gerakan kaum kiri di Indonesia. Menyajikan narasi masa lalu lewat karya seni.
transparant.png
bottom of page