top of page

Cerita di Balik Lagu Jingle Bells

Lagu Jingle Bells mulanya berjudul One Horse Open Sleigh. Lagu wajib saat Natal ini dipandang menggambarkan kebiasaan kencan muda-mudi AS pada abad ke-19.

loading_historia_white.gif
transparant.png

James Lord Pierpont (1822–1893), pencipta lagu Jingle Bells. (wcvb.com dan Wikimedia Commons).

24 Des 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 25 Des 2025

Jingle bells, jingle bells, Jingle all the way; Oh! What joy it is to ride; In a one-horse open sleigh. Lagu Jingle Bells ramai diputar di radio, televisi, hingga pusat perbelanjaan untuk menyambut dan merayakan Natal. Seperti apa sejarahnya?

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page