- 25 Okt 2022
- 6 menit membaca
Diperbarui: 18 Jul
EKSPRESI arkeolog Adrianna Tomaz (diperankan Sarah Shahi) yang menyunggingkan senyum seketika berubah pahit tak lama setelah ia mendapatkan Mahkota Sabbac dari sebuah gua. Ia dijebak rekannya sendiri, Ishmael Gregor (Marwan Kenzari), yang berkomplot dengan pasukan Intergang.
Namun, Adriana tak patah arang. Kala sudah ditodong senjata, ia merapal mantra berbahasa Kahndaq kuno sembari memegang sebuah prasasti. Hasilnya, boom! Sesosok perkasa hadir usai terjadi ledakan ajaib itu dan membabi buta menghabisi nyawa pasukan Intergang. Adrianna mengenali sosok itu sebagai Teth Adam (Dwayne Johnson), eks-budak negeri Kahndaq dari 2.600 SM yang dahulu mendapat kekuatan super dari Penyihir Shazam (Djimon Honsou) untuk mengakhiri rezim tirani Raja Akh-Ton.
Adrianna punya harapan besar dengan kembalinya Teth Adam yang –lantas punya sebutan baru Black Adam– bakal mengulang hal serupa di masa kini, yakni dibebaskannya rakyat setempat dari cengkeraman sindikat kriminal Intergang. Namun laiknya superhero Superman yang punya kelemahan dengan material Krypton, Black Adam pun punya kelemahan terhadap batu mulia Eternium. Ia terluka ketika seorang pasukan Intergang menembakkan roket yang mengandung Eternium.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















