- 19 Mar 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 7 hari yang lalu
KETIKA kuliah di Belanda, Sutan Sjahrir bersahabat dengan Salomon Tas, wartawan dan ketua Klub Mahasiswa Sosial Demokrat. Setelah tinggal bersama kakaknya, Sjahrir kemudian pindah ke apartemen Tas. Di situ tinggal istri Tas, Maria Johanna Duchateau bersama dua anaknya yang masih kecil, serta teman Maria, Judith van Wamel.
Sjahrir hadir saat hubungan Tas dan Maria renggang karena Tas menjalin hubungan asmara dengan Judith. Sjahrir pun mengisi posisi Tas. Maria menerimanya. Mereka saling memanggil dengan panggilan sayang: Mieske untuk Maria dan Sidi untuk Sjahrir.
Sjahrir mengajak Maria ketika akan pulang ke Hindia Belanda pada 1932. Sjahrir terpaksa menghentikan studinya untuk mengambil alih pimpinan partai Pendidikan Nasional Indonesia atau PNI-Baru. Empat bulan kemudian, Maria menyusul bersama kedua anaknya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












