top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tiga Hari Tanpa Tempe

Sejarawan menyebut penemuan tempe adalah sumbangan Jawa pada seni masak dunia.

5 Nov 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ibu Nani menjual tempe di Pasar Gandaria, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

  • 6 Nov 2012
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 1 hari yang lalu

PAGI itu, Jumadi, 30 tahun, asyik menghitung uang di kiosnya di pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Sementara seorang perempuan paruh baya awas mengamati dagangan Jumadi. Matanya menyisir lapak, mencari sesuatu di tumpukan sayuran. “Bang, tempenya mana?” tanya perempuan itu. Jumadi berhenti menghitung lalu berkata, “hari ini udah gak ada, bu. Kemarin masih ada kiriman,” kata Jumadi.


Mulai pengujung Juli yang lalu santer tersiar kabar pengrajin tempe mogok produksi. Namun baru pada 25 Juli Jumadi dan pedagang sayur lainnya di Lenteng Agung tak menerima pasokan tempe. Lewat surat edaran Nomor 29/org/VII/12, Pusat Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Puskopti) menginstruksikan kepada seluruh pengrajin tahu dan tempe agar menghentikan produksi sementara selama tiga hari (25-27 Juli 2012). Pengrajin tempe yang nekat tetap berproduksi akan di-sweeping dan tempenya disita. Aksi mogok itu sebagai protes atas naiknya harga kedelai dari Rp5.000 menjadi Rp8.200 per kilogram.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen menyebarkan Kristen menggunakan wayang. Dia melakukan akulturasi ajaran Kristen dengan budaya Jawa sehingga berbeda dengan Kristen Belanda.
bottom of page