top of page

Potret Keakraban Bung Karno dan Tokoh Dunia

Kisah persahabatan Bung Karno dengan para tokoh dunia yang terangkum dalam bingkai fotografi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Bung Karno bersama John F. Kennedy dan Lyndon B. Johnson di Gedung Putih, Amerika Serikat. (JFKLibrary/Wikimedia Commons).

  • 14 Jun 2020
  • 2 menit membaca

Bung Karno piawai memainkan lidahnya untuk dua hal. Pertama untuk berpidato. Sebagai pemimpin bangsa, dia sering berpidato untuk membakar, menggugah, dan menginspirasi bangsa ini melakukan tindakan revolusioner. Kedua, dia ahli pula memainkan lidahnya untuk menjalin hubungan dengan para tokoh dari seluruh dunia.


Bung Karno dan Jawaharlal Nehru. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan Jawaharlal Nehru. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan Presiden Burma Sao Shwe Thaik. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan Presiden Burma Sao Shwe Thaik. (Wikimedia Commons).

Perkawanan Bung karno sangat luas. Dia tak hanya akrab dengan tokoh politik, tapi juga mampu bercengkrama seniman. Sekali waktu dia bisa berbincang sangat serius bersama negarawan Yugoslavia, Josip Broz Tito. Lain waktu, dia bergembira-ria dengan Walt Disney, di salah satu wahana Disneyland, Amerika Serikat. Waktu berikutnya lagi, dia bersenda gurau dengan salah satu legenda musik dunia, Elvis Presley. Tak jarang para tokoh dunia ini pun menaruh kagum pada sosok Bung Karno. Mereka terpikat pribadi, pola pikir, dan kata-kata Bung Karno. Semua berkat keluwesan dan pengetahuan luas Bung Karno.


Bung Karno bertemu dengan musisi Elvis Presley. (Wikimedia Commons).
Bung Karno bertemu dengan musisi Elvis Presley. (Wikimedia Commons).
Bung Karno bersama Walt Disney saat mengunjungi Disneyland. (Wikimedia Commons).
Bung Karno bersama Walt Disney saat mengunjungi Disneyland. (Wikimedia Commons).
Josip Broz Tito saat berbincang bersama Bung Karno. (Wikimedia Commons).
Josip Broz Tito saat berbincang bersama Bung Karno. (Wikimedia Commons).
Bung Karno bercengkerama dengan aktris Marliyn Monroe. (Wikimedia Commons).
Bung Karno bercengkerama dengan aktris Marliyn Monroe. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan tokoh Vietnam Ho Chi Minh. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan tokoh Vietnam Ho Chi Minh. (Wikimedia Commons).
Bung Karno berjumpa tokoh Uni Soviet Kliment Yefremovich Voroshilov. (Wikimedia Commons).
Bung Karno berjumpa tokoh Uni Soviet Kliment Yefremovich Voroshilov. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan Bung Hatta serta Jawaharlal Nehru tampak akrab saat di bertemu. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan Bung Hatta serta Jawaharlal Nehru tampak akrab saat di bertemu. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan Mao Zedong. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan Mao Zedong. (Wikimedia Commons).
Bung Karno tampak serius bersama Eleanor Roosevelt. (Wikimedia Commons )
Bung Karno tampak serius bersama Eleanor Roosevelt. (Wikimedia Commons )
Bung Karno tampak antusias saat bertemu Antonin Novotny. (Wikimedia Commons).
Bung Karno tampak antusias saat bertemu Antonin Novotny. (Wikimedia Commons).

Pertemuan Bung Karno dan para tokoh itu memunculkan cerita unik. Seperti saat Bung Karno bertemu dengan para sahabatnya asal Kuba, Fidel Castro dan Che Guevara. Dituturkan oleh anaknya, Guntur Sukarno, dalam Bung Karno & Kesayangannya, ucapan Bung Karno tentang Fidel. “Kalau yang paling ‘brengsek’ cara berpakaiannya adalah Sang ‘Maximo Lider De La Revolution De Cuba’ atau ‘Pemimpin Besar Revolusi Kuba’ Fidel Castro.” Ini bukan ucapan serius, melainkan candaan bahwa Fidel Castro tidak begitu peduli dengan penampilannya.


Bung Karno dan sahabatnya Fidel Castro. (Wikimedia Commons).
Bung Karno dan sahabatnya Fidel Castro. (Wikimedia Commons).
Bung Karno bersama tokoh Kuba, Che Guevara. (Wikimedia Commons).
Bung Karno bersama tokoh Kuba, Che Guevara. (Wikimedia Commons).

Guntur melanjutkan ceritanya. Bung Karno pernah ingin sekali berbicara santai bersama Fidel dan Che soal cukur jenggot dan kumis. Bung Karno bertanya kepada mereka, mungkinkan mereka mencukurnya agar terlihat lebih tampan. Namun hal itu urung terjadi karena Bung Karno merasa bahwa jenggot dan kumis adalah identitas penting bagi mereka.


Sukarno saat bertemu Josip Broz Tito. (Wikimedia Commons).
Sukarno saat bertemu Josip Broz Tito. (Wikimedia Commons).

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.
bg-gray.jpg
Gerakan Pramuka pernah punya andil dalam menggiatkan pembangunan melalui transmigrasi. Namun, Transmigrasi Pramuka dinilai kurang tepat dan gagal.
bg-gray.jpg
An Italian general and national hero was commanding his ship when the Aceh War broke out. Alas, in the waters off Aceh, he contracted cholera and met his demise.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung sebagai perancang lambang Kostrad diakui secara resmi oleh Soeharto. Dia juga menjadi warga kehormatan Kostrad. Namun, setelah peristiwa 1965, jasanya seakan dilupakan.
Hotel Sultan berhenti beroperasi setelah setengah abad berdiri. Hotel keluarga Ibnu Sutowo ini bersengketa dengan negara.
Hotel Sultan berhenti beroperasi setelah setengah abad berdiri. Hotel keluarga Ibnu Sutowo ini bersengketa dengan negara.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Sosok kontroversial yang lahir dari keluarga fasis. Jurus-jurus politiknya mengubah wajah Formula One.
Sosok kontroversial yang lahir dari keluarga fasis. Jurus-jurus politiknya mengubah wajah Formula One.
Saat tim-tim kejutan lain berguguran, Maroko masih bertahan. Sejauh mana tim Singa Atlas mampu meng-upgrade catatan sejarahnya?
Saat tim-tim kejutan lain berguguran, Maroko masih bertahan. Sejauh mana tim Singa Atlas mampu meng-upgrade catatan sejarahnya?
Di sebuah gua terpencil di tebing karst wilayah Maros ditemukan tulang belulang manusia dan fragmen tembikar. Diduga tempat penguburan.
Di sebuah gua terpencil di tebing karst wilayah Maros ditemukan tulang belulang manusia dan fragmen tembikar. Diduga tempat penguburan.
Habis cuju, terbitlah sepakbola modern. Tim Naga membuka peluang mengulang lolos ke Piala Dunia usai membekap “Garuda”.
Habis cuju, terbitlah sepakbola modern. Tim Naga membuka peluang mengulang lolos ke Piala Dunia usai membekap “Garuda”.
transparant.png
bottom of page