top of page

M Bloc dari Gudang Kosong Jadi Tempat Nongkrong

Ruang publik baru yang dibangun di bekas gudang uang milik Peruri. Sebuah upaya agar Blok M tidak kehilangan pesonanya.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 17 Nov 2019
  • 3 menit membaca

Ada banyak tempat nongkrong anak muda di Jakarta. Yang cukup ikonik dan bersejarah adalah kawasan Melawai, Blok M. Kemunculan kawasan ini tak lepas dari perkembangan Kebayoran Baru, wilayah yang tadinya diniatkan sebagai kota satelit Jakarta pada 1950-an. Permukiman di Kebayoran Baru terbagi atas beberapa blok, dari A sampai S. Termasuk di dalamnya Blok M.


Salah satu bekas gudang uang milik Peruri di kawasan M Bloc. (Fernando Randy/Historia)
Salah satu bekas gudang uang milik Peruri di kawasan M Bloc. (Fernando Randy/Historia)
Kiri: Batu bata sisa renovasi di M Bloc. Kanan: Suasana di depan M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Kiri: Batu bata sisa renovasi di M Bloc. Kanan: Suasana di depan M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Kemudian Kebayoran Baru justru menjadi bagian dari Jakarta. Blok M pun berubah. Tak lagi hanya permukiman, tapi juga pertokoan dan bisnis. Bahkan konsep rumah toko (ruko) muncul kali pertama di Blok M pada 1970-an.


Memasuki 1980-an, Blok M berkembang jadi kawasan hiburan. Ada berbagai tempat makan, pusat perbelanjaan, dan diskotek di sini. Tak heran kawasan ini selalu ramai tiap hari, kala siang atau malam. Orang Jepang menghabiskan malam di tempat ini untuk mencari hiburan. Maka Blok M pun berjuluk “Little Tokyo”.


Sejumlah pekerja saat merapikan bagian atap M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Sejumlah pekerja saat merapikan bagian atap M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Film Catatan Si Boy menjadi salah satu film laris pada era 1980-an. Syutingnya di daerah Melawai, Blok M. Boy adalah seorang anak muda kaya raya, tampan, tanggap zaman, dan rajin ibadah. Film itu turut mengangkat citra Blok M sebagai tempat nongkrong anak muda.   


Kiri: Seorang pengunjung di salah satu kedai M Bloc. Kanan: Para pekerja di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Kiri: Seorang pengunjung di salah satu kedai M Bloc. Kanan: Para pekerja di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Namun seiring waktu, pamor Blok M sebagai tempat nongkrong anak muda mulai meredup. Jakarta punya tempat nongkrong lain. Tempat-tempat itu menawarkan berbagai konsep baru dan kreatif yang menyaingi Blok M.


Sisa-sisa karat tampak di berbagai sudut M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Sisa-sisa karat tampak di berbagai sudut M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Hingga datanglah gagasan dari Perusahaan Umum Percetakan Uang Negara (Peruri) untuk membangun ruang kreatif baru di bekas lahan perumahan karyawannya di Blok M. Sekaligus upaya menghidupkan kembali kawasan Blok M sebagai tempat nongkrong generasi milenial. Kebetulan pula Blok M mulai berdenyut lagi seiring selesainya pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT).


Dekorasi uang kuno di salah satu kedai di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Dekorasi uang kuno di salah satu kedai di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Peruri menggandeng Ruang Riang Milenial (RRM), perusahaan jasa kreatif yang digawangi oleh Handoko Hendroprayono, Jacob Gatot Sura, Lance Mengong, Mario Sugianto, Wendi Putranto, dan Glen Fredly. Mereka menamai proyek di atas lahan seluas 7.000 meter persegi tersebut dengan M Bloc.


Seorang pegawai kedai saat beraktifitas di kedai Oeang M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Seorang pegawai kedai saat beraktifitas di kedai Oeang M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Proyek M Bloc memungkinkan generasi milenial menyewa gerai–gerai untuk usaha mereka yang tergolong unik dan beragam. Mulai Union Well yang berfokus pada baju, otomotif, dan pangkas rambut; Demajors untuk berjualan rilisan fisik dari musisi lokal seluruh Indonesia; Tokyo Skipjack, Rumah Lestari, dan Padang Tugo yang menawarkan makanan; sampai Connectoon bagi para penggila kartun.


Suasana sore hari di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Suasana sore hari di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Tapi proyek utama di M Bloc adalah pertunjukan musik di ruang terbuka yang mampu menampung 350 hingga 500 penonton. Pertunjukannya akan digelar tiap hari. Dengan pertunjukan ini M Bloc diharapkan menjadi ruang berbagai genre musik di tanah air. Seperti dikutip beritagar.id, Wendi, programme director M Bloc, mengatakan akan menyaring setiap musisi yang ingin tampil di M Bloc agar kualitas musik yang ditampilkan tetap terjaga.


“Kami tidak ingin konser gratis. Tujuannya untuk edukasi ke penggemar bahwa kalian harus membayar kalau ingin mendapatkan hiburan. Ada kualitas, ada harga," tuturnya.


Para pengunjung yang menikmati berbagai tempat makan dan minum di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).
Para pengunjung yang menikmati berbagai tempat makan dan minum di M Bloc. (Fernando Randy/Historia).

Proyek M-Bloc disambut baik. Tari (23), seorang pengunjung, mengatakan keberadaan M Bloc membangkitkan kenangan akan tempat nongkrong orangtuanya saat muda dulu. “Iya mama sering cerita kalo dulu sering nongkrong di Blok M Melawai. Saya kesini juga sama mama, katanya mau nostalgia saat muda.” 


M Bloc menjadi salah satu tempat nongkrong baru di Jakarta. (Fernando Randy/Historia).
M Bloc menjadi salah satu tempat nongkrong baru di Jakarta. (Fernando Randy/Historia).

Pengunjung lain, Hafid (25) yang berprofesi sebagai jurnalis, mengatakan “Ruang kreatif seperti M Bloc gini, penting untuk diperbanyak di Jakarta. Kita sudah bosen nongkrong di mall. M Bloc memberikan alternatif untuk mencari ide atau pun nongkrong bersama teman.” 


Dengan semangat kreativitas di M Bloc, bukan tidak mungkin akan mengembalikan pamor Blok M yang sempat memudar digerus zaman.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebuah klub sepakbola yang kuat lahir dari komunitas Arab di Pekalongan. Diperhitungkan dalam kancah sepakbola di pantai utara Jawa dan bahkan pernah merengkuh juara.
bg-gray.jpg
Istilah tante girang populer pada 1970-an kendati sudah menggejala dua dekade sebelumnya. Sastra populer merekamnya sebagai potret sosial.
bg-gray.jpg
Despite the mixed reactions, telenovelas continue to dominate Indonesian television. The heyday of these Latin American soap operas ultimately came to an end as viewers grew tired of them and switched to Mandarin and Korean dramas.
bg-gray.jpg
According to the Wangsakerta Manuscript, Tarumanagara was founded by refugees from India.
Bertentangan dengan pola hidup sederhana, perayaan ulang tahun di kalangan pejabat negara dilarang pada masa Orde Baru. Termasuk larangan diadakan di hotel mewah.
Bertentangan dengan pola hidup sederhana, perayaan ulang tahun di kalangan pejabat negara dilarang pada masa Orde Baru. Termasuk larangan diadakan di hotel mewah.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
Donald Trump putus asa Amerika Serikat sudah tak lagi relevan, kata sejarawan Vijay Prashad. Momentum untuk berdiri tegak membawa semangat KAA.
Donald Trump putus asa Amerika Serikat sudah tak lagi relevan, kata sejarawan Vijay Prashad. Momentum untuk berdiri tegak membawa semangat KAA.
Sebagai ibukota Asia-Afrika, Bandung tak sekadar mencetuskan gerakan politik dan perdamaian, melainkan juga kedaulatan ekonomi.
Sebagai ibukota Asia-Afrika, Bandung tak sekadar mencetuskan gerakan politik dan perdamaian, melainkan juga kedaulatan ekonomi.
Setelah memberontak, pangkatnya  malah naik. Itulah pengalaman Alex Mengko si tentara berpengalaman.
Setelah memberontak, pangkatnya malah naik. Itulah pengalaman Alex Mengko si tentara berpengalaman.
transparant.png
bottom of page