top of page

Bioskop Garuda, Dulu Primadona kini Tinggal Nama

Kisah bioskop Garuda di Kediri. Dulu tempat muda-mudi menonton film mancanegara tapi kini tinggal nama.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 19 Jul 2020
  • 2 menit membaca

Bicara tentang film tak akan bisa lepas dari bioskop. Film menjadi salah satu kesenian yang memikat banyak orang hingga masa kini, sedangkan bioskop menjadi tempat untuk menikmati film. Sejarah penyebaran film berhubungan erat dengan pendirian bioskop di berbagai tempat.


Film masuk ke Indonesia pada awal abad ke-20. Bersama itu bioskop pertama muncul di Batavia dan menarik perhatian banyak orang. Waktu itu bioskopnya masih berupa rumah. Tapi apa yang dipertunjukan sungguh suatu keajaiban. Gambar idoep, itulah sebutan film saat itu. Maka, orang berbondong-bondong ke bioskop. 


Orang-orang bermodal tebal mendirikan bioskop di berbagai tempat di luar Batavia. Makin hari, makin bagus bentuknya. Tapi seperti bisnis lainnya, bisnis bioskop juga merasakan masanya bangun dan jatuh, naik dan turun, manis dan pahit, hidup dan mati. Di Kediri, Jawa Timur, masa-masa itu terekam jelas dalam bioskop Garuda.


Patung Panji Asmoro Bangun simbol kota Kediri, Jawa Timur. (Fernando Randy/Historia).
Patung Panji Asmoro Bangun simbol kota Kediri, Jawa Timur. (Fernando Randy/Historia).

Bioskop Garuda di Kediri, Jawa Timur. (Fernando Randy/Historia).
Bioskop Garuda di Kediri, Jawa Timur. (Fernando Randy/Historia).

Bioskop Garuda terletak di Jalan Yos Sudarso, kawasan Pecinan, tak jauh dari Klenteng Tjoe Hwie Kiong yang berbatasan dengan Kali Brantas. Pendirian bioskop ini sebati dengan tumbuhnya minat orang Kediri pada film selama era 1970-an. Selain Garuda, Kediri punya empat bioskop lain pada masa 1980-an. Tempat duduknya selalu terisi penuh.



“Dulu di Kediri itu tidak banyak tempat hiburan. Ketika bioskop dibangun, warga penasaran dan akhirnya masuk dan nonton film,” ujar Ismanto (48), salah satu guru di kota Kediri.


Klenteng Tjoe Hwie Kiong yang berlokasi tidak jauh dari bioskop Garuda. (Fernando Randy/Historia).
Klenteng Tjoe Hwie Kiong yang berlokasi tidak jauh dari bioskop Garuda. (Fernando Randy/Historia).

Bangunan Bioskop Garuda yang tampak angker. (Fernando Randy/Historia).
Bangunan Bioskop Garuda yang tampak angker. (Fernando Randy/Historia).

Dari lima bioskop itu, Garuda paling elite. “Bioskop Garuda itu salah satu bioskop untuk yang punya duit lebih mas, karena harga tiketnya cukup mahal zaman itu, seingat saya harga tiketnya sekitar Rp350-an,” kata Ismanto.



Jika dikonversi ke nilai uang sekarang, nilainya sekira Rp35.000. Selain itu, film-film yang diputar bioskop Garuda pun berbeda dari bioskop lainnya. Mereka lebih sering memutar film-film terbaru dari kawasan Asia: Tiongkok dan India. Tapi seiring perkembangan zaman, bioskop Garuda mulai ditinggalkan orang pada 2000-an.


Bangunan gedung bioskop Garuda yang tampak tidak terurus. (Fernando Randy/Historia).
Bangunan gedung bioskop Garuda yang tampak tidak terurus. (Fernando Randy/Historia).

Lambang Garuda yang melekat pada pintu utama gedung bioskop. (Fernando Randy/Historia).
Lambang Garuda yang melekat pada pintu utama gedung bioskop. (Fernando Randy/Historia).

Bioskop ini sekarang tak aktif lagi. Tapi bangunannya masih berdiri. Ada papan nama bertulis "Garuda" lengkap dengan logo burung Garuda yang juga merupakan lambang negara Indonesia.



Penyebab matinya bioskop Garuda antara lain maraknya pembajakan, kemunculan perangkat pemutar film rumahan, dan kalah bersaing dengan jaringan bioskop modern. Pengunjung Garuda pun berkurang. Pemasukan tak ada sehingga membuat manajemen Garuda limbung. Setelah didera kerugian, Garuda tersungkur dan mati.


Salah satu sisi bangunan bioskop Garuda yang rusak. (Fernando Randy/Historia).
Salah satu sisi bangunan bioskop Garuda yang rusak. (Fernando Randy/Historia).

Bangunan Garuda tampak tak terurus. Catnya terkelupas. Lumut menutup sebagian sisi dinding bangunan. Karat menggerogoti besi-besi untuk ornamen, pagar, dan fondasinya.



Bila malam tiba, bangunan ini menyeramkan. Tak sedikit warga yang ngeri ketika harus melewatinya pada malam hari karena bangunannya mirip dengan gedung berhantu dalam film horor.


Cat yang sudah tampak terkelupas. ( Foto : Fernando Randy/Historia )
Cat yang sudah tampak terkelupas. ( Foto : Fernando Randy/Historia )

Sisi bangunan tampak sudah mulai mengelupas. (Fernando Randy/Historia).
Sisi bangunan tampak sudah mulai mengelupas. (Fernando Randy/Historia).

Bioskop Garuda yang jaya pada masanya kini tinggal kenangan. (Fernando Randy/Historia).
Bioskop Garuda yang jaya pada masanya kini tinggal kenangan. (Fernando Randy/Historia).

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
transparant.png
bottom of page