top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sejarah Air Minum Kemasan

Air minum kemasan dirintis oleh seorang Belanda. Sukses dipasarkan oleh pengusaha Tionghoa yang terinspirasi orang kena diare.

1 Sep 2020

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pabrik air minum kemasan merek Hygeia di Semarang yang didirikan oleh Hendrik Freerk Tillema. (Tropenmuseum).

  • 2 Sep 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 25 Okt 2025

PERINTIS air minum kemasan di Indonesia bernama Hendrik Freerk Tillema, seorang Belanda kelahiran 1870. Dia memperkenalkan Hygeia, produk air minum kemasannya ke penduduk Hindia Belanda di Semarang pada 1910-an. Sumber airnya dari pegunungan di Jawa Timur.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page