- 17 Okt 2020
- 4 menit membaca
Diperbarui: 15 Apr
SEPULANG dari tur politik di Jawa Tengah pada 1933, Sukarno berlibur beberapa hari ke Pangalengan di selatan Bandung. Selama liburan, dia menulis risalah berjudul Mencapai Indonesia Merdeka. Sukarno berharap “moga-moga risalah ini banyak dibaca oleh Marhaen” karena risalah ini tentang imperialisme yang mengeruk kekayaan alam Indonesia dan menyengsarakan kaum Marhaen.
“Di dalam zaman normal Kang Marhaen sudah ‘sekarang makan besok tidak’, di dalam zaman meleset (Malaise) sekarang ini menjadi lebih-lebih ngeri lagi, lebih-lebih memutuskan nyawa lagi, lebih-lebih megap-megap lagi,” kata Sukarno.
Sukarno mengutip beberapa berita koran yang mewartakan penderitaan rakyat kecil di zaman Malaise. Ketiadaan makanan membuat mereka hendak menjual anak, gantung diri, mencuri ayam, sampai minta dibui agar bisa makan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















