- 9 Mei 2020
- 3 menit membaca
DIDI Kempot, seniman campursari kesohor, telah berpulang pada 5 Mei 2020 setelah mengalami kelelahan manggung di mana-mana. Dia sempat menggelar konser amal untuk penanganan pandemi Covid-19. Hasilnya Rp7,8 miliar terkumpul dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Praktik filantropi pada masa krisis semacam ini seringkali tersua dalam sejarah Indonesia.
Resesi ekonomi melanda Hindia Belanda pada 1930-an. Saat itu harga barang ekspor Hindia Belanda turun drastis. Tapi tak ada negara mau membeli. Sebab mereka pun terbelit masalah serupa. Resesi ini bermula dari Amerika Serikat, lalu menyebar ke negara lainnya.
Barang-barang pun menumpuk. Pabrik dan perusahaan merugi. Banyak pekerja kehilangan pekerjaan (PHK) dan memilih pulang kampung. Sisanya mencari kerjaan lain. Tapi ada juga yang masih beruntung bisa bekerja meski upahnya menyusut.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















