- 30 Jul 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 14 jam yang lalu
DARI sekian landmark yang dimiliki Kota Tarakan, terdapat sebuah stadion bernama Datu Adil. Jaraknya tak sampai lima kilometer dari Bandara Juwata sebagai pintu masuk ke kota yang jadi pusat pemerintahan Kalimantan Utara itu.
Nama Datu Adil berasal dari nama orang penting di Tarakan tempo dulu. Kendati hanya sedikit catatan tentangnya, Datu Adil dikenal sebagai raja Tarakan.
Orang Tarakan terkait dengan etnis Tidung. Menurut Kapten Pieter van Genderen Stort dalam Nederlandsch-Tidoengsch Tinggalèn DajèkscheWoordenlijst, orang Tidung berbeda dari orang Bulungan yang keturunan Kayan. Orang Tidung dianggap sebagai bagian dari Murut atau Murutic.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















