1. Beranda
  2. LAPORAN KHUSUS
 

Berdiri di Atas Mobil Sendiri

Bahkan Bung Karno pun ingin punya mobil nasional. Untuk mewujudkannya, ia melibatkan “Henry Ford dari Indonesia”.

 
  • line

BEBERAPA bulan setelah memimpin Indonesian Service Company (ISC), perusahaan perakitan mobil milik negara, Hasjim Ning mengundang Presiden Sukarno untuk menengok pabrik perakitan ISC di Tanjung Priok, Jakarta –sebelum pindah ke Jalan Lodan. Undangannya berbalas. Sukarno datang.

Ning memperlihatkan cara kerja pabrik perakitan itu. Sukarno antusias memperhatikan pemasangan setiap komponen mobil yang sedang dirakit. Tak jarang ia mengajukan pertanyaan. Usai keliling pabrik, mereka makan siang sambil berbincang mengenai ISC. Ning mengutarakan percakapan itu dalam otobiografinya Pasang Surut Pengusaha Pejuang.

“Katakan padaku, apa kesulitan jij dalam memimpin perusahaan ini. Nanti aku bantu mengatasinya,” kata Bung Karno.

Ning mengatakan, kesulitan utama adalah tenaga terampil dari dalam negeri.

  • line
  • font size
    • Small
    • Medium
    • Large
    • Extra Large
like liked 6 Suka