- 19 Jun 2024
- 2 menit membaca
Diperbarui: 16 Mar
HARI ini, Rabu, 19 Juni 2024, KRI Dewaruci kembali melanjutkan pelayarannya. Pelayaran KRI Dewaruci yang membawa rombongan berisi Laskar Rempah, jurnalis, dan para peneliti yang concern pada sejarah rempah itu merupakan pelayaran yang diadakan TNI AL dengan tajuk “Muhibah Budaya Jalur Rempah”.
Sabang yang menjadi tujuannya, berjarak lebih dari 800 kilometer dari tempat pemberangkatannya sekarang: Dumai di pesisir timur Riau. Di Riau, KRI Dewaruci singgah selama dua hari.
Riau merupakan salah satu provinsi kaya di republik ini. Sedari dulu, Riau memang kaya. Bila sekarang sumber kekayaan itu berasal dari sektor migas dan perkebunan sawit, dulu kekayaan Riau bersumber dari perdagangan rempah. Sebelum agama Islam masuk dan berkembang di Riau, daerah itu sudah jadi salah satu daerah perdagangan rempah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















