top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Peradaban dari Jamban ke Jamban

Jamban adalah tempat bersosialisasi bagi masyarakat kuno. Jamban modern yang memberikan privasi dan bisa disiram merupakan inovasi yang belum lama ditemukan.

20 Feb 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Orang mengantre ke jamban di atas laut di kawasan suaka hiu Karimun Jawa, (Edwin Setiautomo/Shutterstock).

  • 20 Feb 2021
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

KOTORAN manusia mulai menjadi masalah sejak mereka mulai hidup menetap. Mereka buang air besar di sekitar tempat mereka tinggal. Ketika kepadatan penduduk terus meningkat, tinja pun semakin menumpuk dan menjadi sumber penyakit.


Manusia pun mencari solusi untuk membuang kotoran. Cikal bakal jamban atau toilet modern baru ditemukan pada masa Ratu Elizabeth I di tengah periode Revolusi Industri. Jamban yang dirakit oleh anak baptis penguasa Inggris Raya itu sudah dilengkapi dengan teknologi penyiram.


Seperti kebanyakan teknologi kuno, toilet tampaknya telah ditemukan di beberapa budaya dan melalui tahapan inovasi sebelum menjadi toilet yang kini dikenal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen menyebarkan Kristen menggunakan wayang. Dia melakukan akulturasi ajaran Kristen dengan budaya Jawa sehingga berbeda dengan Kristen Belanda.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page