top of page

Mengalun Bersama Sejarah Jazz

Berangkat dari asalnya di Amerika Serikat, musik jazz kini makin mendunia. Kesan jazz yang dulunya rumit, kini hampir bisa dinikmati semua kalangan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mikko Gunu Karjalainen dalam acara festival Korpo Sea Jazz di Finlandia. (Aarón Blanco Tejedor/Unsplash).

23 Apr 2018
5 menit membaca

Diperbarui: 30 Apr

MUSIK jazz dikenal berkat warga Afro-Amerika pada akhir abad 19 hingga awal abad 20. Banyak dikatakan, jazz berakar dari musik Afrika dan Eropa. Dalam pembentukannya, jazz tak bisa lepas dari peran orang kulit hitam di Amerika serikat.


Dalam perkembangannya, jazz sering disebut sebagai musik yang memusingkan. Jazz, katanya, musik yang sulit dimengerti, membosankan, bahkan dianggap jadul. Namun, seiring perkembangannya, jazz mulai berinteraksi dengan berbagai jenis aliran musik lainnya.


Seringkali dalam aliran musik rock, RnB, dan pop, misalnya, irama jazz muncul. Akibatnya, Jazz kini mulai mudah diterima semua kalangan. Pun penggemarnya tak hanya orang-orang dari generasi lama. Anak-anak muda juga mulai gandrung dengan jazz.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
Bahu-membahu di bawah panji Unifikasi. Melebur jadi satu dengan menghayati lagu “Arirang”.
Bahu-membahu di bawah panji Unifikasi. Melebur jadi satu dengan menghayati lagu “Arirang”.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Orang-orang Melanesia menyanyikan lament untuk bangkit dari duka. Menjadi sejarah lisan perjalanan manusia dalam mempertahankan hidup.
Orang-orang Melanesia menyanyikan lament untuk bangkit dari duka. Menjadi sejarah lisan perjalanan manusia dalam mempertahankan hidup.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Periode revolusi kemerdekaan pada 1945-1950 terjejaki dalam ratusan karya fotografi.
Periode revolusi kemerdekaan pada 1945-1950 terjejaki dalam ratusan karya fotografi.
transparant.png
bottom of page