top of page

Menterinya Dibilang Goblok, Sukarno Tersinggung

Harga-harga kebutuhan melonjak, para menteri jadi sasaran tembak . Mahasiswa mengumpat mereka dengan berbagai sebutan yang tidak layak.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Aksi tetarikal mahasiswa yang mengarak sosok Menteri Soebandrio pada 1966. (Arsip Nasional Belanda).

5 Okt 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Sep

SEBELUM mundur dari jabatan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly sempat bikin gaduh. Yasonna menyebut artis peran Dian Sastrowardoyo terlihat sebagai orang bodoh. Pasalnya, Yasonna menganggap Dian gagal paham dalam menanggapi revisi RKUHP.


Meski dinista, Dian berlapang dada dan mengatakan akan terus belajar. Di sisi lain, Yasonna tetap menjadi pejabat publik karena berhasil melenggang ke parlemen sebagai anggota DPR. Sementara itu,  Presiden Joko Widodo tidak memberikan reaksi atau tanggapan apapun soal kelakuan salah satu anak buahnya itu.


Kalau Yasonna dalam kapasitasnya sebagai menteri mengolok-olok orang biasa macam Dian Sastro, maka di zaman Presiden Sukarno para menteri pernah mendapat cap goblok dari rakyat. Predikat itu tercetus dalam aksi demonstrasi mahasiswa pada Januari 1966. Mahasiswa marah karena terjadi kenaikan drastis harga bahan bakar. Kebijakan tersebut ikut mempengaruhi harga kebutuhan pokok lainnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Masa pandemi tak membuat upaya repatriasi berhenti. Keris keramat milik Pangeran Diponegoro itu akhirnya kembali di periode yang sulit.
Masa pandemi tak membuat upaya repatriasi berhenti. Keris keramat milik Pangeran Diponegoro itu akhirnya kembali di periode yang sulit.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Berawal saling mengagumi, Wright bersaudara dan Glenn Curtiss terlibat konflik panjang soal paten. Menjadi fondasi unik bagi dunia penerbangan Amerika dan dunia.
Berawal saling mengagumi, Wright bersaudara dan Glenn Curtiss terlibat konflik panjang soal paten. Menjadi fondasi unik bagi dunia penerbangan Amerika dan dunia.
transparant.png
bottom of page