top of page

Genosida VOC di Pulau Banda

Pala menjadi berkah sekaligus bencana bagi orang Pulau Banda. VOC membantai dan mengusir mereka dari tanahnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan petik pala karya Reiner Lesprenger.

5 Apr 2010
3 menit membaca

Diperbarui: 10 Mar

PADA 8 April 1608, Laksmana Pieterszoon Verhoeven, bersama 13 kapal ekspedisi tiba di Banda Naira. Perintah Heeren Zeventien, para direktur VOC di Amsterdam, sebagaimana ditulis Frederik W.S., Geschiedenis van Nederlandsch Indie, kepada Laksamana Pieterszoon Verhoeven: "Kami mengarahkan perhatian Anda khususnya kepada pulau-pulau di mana tumbuh cengkeh dan pala, dan kami memerintahkan Anda untuk memenangi pulau-pulau itu untuk VOC, baik dengan cara perundingan maupun kekerasan."


Sejak lama Banda dikenal sebagai penghasil utama pala (Myristica fragrans). Bunganya yang dikeringkan disebut “fuli”. Bunga ini membungkus daging buah pala. Sejak dulu pala dan fuli dimanfaatkan untuk rempah-rempah, yang mengundang bangsa Eropa untuk datang.


Sesampai di Banda, Verhoeven mendapati Inggris di bawah pimpinan Kapten William Keeling telah berdagang dengan rakyat Banda dan pedagang Belanda. Ia tak senang. Apalagi rakyat Banda tak mau berunding dengannya. Ia pun menuju ke Pulau Naira beserta sekitar 300 orang prajurit untuk membangun Benteng Nassau, di bekas benteng yang pernah dibangun Portugis. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sjfaruddin yang memiliki keahlian di bidang ekonomi dipercaya Sjahrir sebagai menteri muda keuangan dalam Kabinet Sjahrir II. Mengeluarkan kebijakan untuk menggunting uang NICA dan uang Javasche Bank pecahan Rp. 5 menjadi dua bagian.
Sjfaruddin yang memiliki keahlian di bidang ekonomi dipercaya Sjahrir sebagai menteri muda keuangan dalam Kabinet Sjahrir II. Mengeluarkan kebijakan untuk menggunting uang NICA dan uang Javasche Bank pecahan Rp. 5 menjadi dua bagian.
Di masa tuanya, Sjafruddin yang sudah tidak berpolitik memilih menampilkan diri sebagai seorang mubaligh.
Di masa tuanya, Sjafruddin yang sudah tidak berpolitik memilih menampilkan diri sebagai seorang mubaligh.
Cerita ketika Bali diluluhlantakkan oleh pandemi. Kawasan yang dulu ramai kini sepi dan sunyi.
Cerita ketika Bali diluluhlantakkan oleh pandemi. Kawasan yang dulu ramai kini sepi dan sunyi.
Kisah tentang tari kecak yang kembali berkarya usai berhenti sejenak karena pandemi. Dengan sejumlah adaptasi mereka berupaya terus menari.
Kisah tentang tari kecak yang kembali berkarya usai berhenti sejenak karena pandemi. Dengan sejumlah adaptasi mereka berupaya terus menari.
Kisah mantan dokter dalam perang saudara Amerika yang ikut menyusun kamus ternama Oxford dalam keadaan setengah waras.
Kisah mantan dokter dalam perang saudara Amerika yang ikut menyusun kamus ternama Oxford dalam keadaan setengah waras.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
Sempat terputus, Donald Trump kembali menyambung tradisi bukber di Gedung Putih yang bermula dua abad silam.
transparant.png
bottom of page