Masuk Daftar
My Getplus

Item Keluarga Gitaris

Lebih dari setengah abad keluarga Item bermain gitar. Ayahnya jazz, dirinya jazz dengan warna rock, dan anaknya rock.

Oleh: Petrik Matanasi | 13 Feb 2023
Jodie Item memetik gitar memainkan lagu Indonesia Pusaka di channel youtubenya.

Dulu di kota Surabaya tersebutlah seorang pemain gitar yang cukup punya nama. Orang mengenalnya sebagai Lodewijk Item alias Lodi Item. Dari nama belakangnya, ia diperkirakan punya darah Minahasa. Ini bukan hal aneh, sebab sedari dulu banyak orang Minahasa atau Manado tinggal di Surabaya.

Lodi Item bermain musik dengan musisi-musisi lain yang juga punya nama. Lodi yang jago main jazz, menurut Deded Er Moerad dalam Jazz Indonesia dan Ensiklopedi Jakarta: Culture & Heritage Volume 1, pernah bermain bersama Dullah, Jerry Swesei, Max Lipi, Hassan Umar, dan Bob Tutupoli dalam band Aneka Nada. Band itu memainkan boogie-woogie atau irama Latin dan menjadi pengiring musik dansa.

Lodi mendapat seorang anak laki-laki pada 20 Juni 1950. Sebagai pemain gitar, ia memberi nama tengah anaknya itu dengan nama seorang jago gitar dunia bernama Django Reinhard. Jadilah nama anak itu Jopie Reinhard Item.

Advertising
Advertising

Dalam kasus Jopie dan Lodi masih berlaku bahwa nama adalah doa. Sebelum umur 20 tahun, anak Lodi ini sudah jadi gitaris profesional. Sebab, dari umur belasan tahun dengan permainan gitarnya ia telah membantu rekaman beberapa musisi, termasuk Titiek Puspa.

Baca juga: Gordon Tobing dan Gitarnya

Berkembangnya media dan industri musik, ditambah skill bermain gitar Jopie yang tinggi, membuat Jopie lebih sohor daripada ayahnya. Nama Jopie sebagai gitaris banyak beredar di majalah musik, dan Lodi juga ikut membacanya. Meski “doanya” telah terkabul, Lodi rupanya masih mengeluh kepada media dalam hal menulis nama anaknya.

 “Saya heran kenapa Jopie sekarang namanya sering ditulis Jopie Item saja. Padahal nama sebenarnya Jopie Reinhard Item!” keluh Lodi seperti dikutip majalah Top, No. 058, Agustus 1976, ketika rumahnya didatangi wartawan hiburan. “Sebetulnya nama Reinhard itu tidak boleh ditinggalkan karena ada sejarahnya.”

Lodi bercerita, sedari kecil Jopie sudah dekat dengan gitar. Bahkan, ia bisa tertidur dengan memeluk gitar. Jopie juga anak rumahan sejak kecil. Ketika Lodi bercerita, Jopie tak jauh dari situ dan cengar-cengir mendengar cerita ayahnya.

Lodi tentu perhatian dengan kemampuan musik anaknya. Jopie yang tidak paham not balik kerap diingatkan untuk belajar sebelum terlambat. Ternyata, Jopie bukan satu-satunya anak Lodi yang bisa main gitar.

Baca juga: Leo Fender Revolusioner Dunia Musik

Dolof, saudara Jopie, punya kemampuan sebagai pemain gitar akustik yang memainkan musik-musik klasik. Selain itu, Jopie juga punya adik yang lebih dikenal sebagai teknisi studio.

Jopie dianggap gitaris penting Indonesia di era 1970-an. Ia terkenal dan menjadi bahan pergunjingan. Tak hanya permainan gitarnya, tapi juga urusan pribadinya. Jopie pernah digosipkan dengan beberapa penyanyi, seperti Tina Djuhara, Lily Djunaedi, dan Grace Simon. Namun, tak satu pun dari mereka yang berjodoh dengan Jopie. Pada pertengahan 1975, Jopie sudah jadian dengan seorang gadis dari Bandung.

Jopie pertama kali melihatnya ketika ikut Nada Improvisasi pimpinan Jack Lesmana bermain di Aula ITB. Gadis itu nonton dua malam berturut-turut. Jopie pun penasaran pada gadis itu.

“Dan kebetulan ada teman gua, anak Bandung yang juga pemain musik. Lewat temen itulah gua berkenalan dengan cewek itu. Sialan di saat berkenalan tersebut gua baru tahu bahwa cewek yang gua maksud itu adalah adik istrinya,” kata Jopie dalam majalah Top, No. 045, Februari 1976. Gadis itu bernama Evi Aquanthie Azis.

Baca juga: Eddie van Halen dan Teknik Tapping

Jopie dan Evi pun menikah di catatan sipil pada 28 Januari 1976, lalu resepsi pada 1 Februari 1976 di Gedung Wanita Bandung. Pernikahan yang panjang itu menghasilkan empat anak: Angelina Alavareza Item, Stevie Morley Item, Paula Allodya Item, dan Rainaldi Ramadhan Item alias Yai.

Rupanya generasi ketiga keluarga Item, anak Jopie dan cucu Lodi, hidupnya tak jauh dari musik. Sebelum umur 20-an tahun, Stevie sudah jadi pemain gitar untuk Iwa K, lalu kerap muncul dalam konser-konser Dewa 19 di awal era 2000-an ketika Elfonda Mekel (Once) memperkuat band itu.

Stevie yang doyan musik metal mendirikan Deadsquad pada 2004. Namun, ia juga terus meramaikan musik pop. Setelah jadi auditional player Dewa 19, Stevie mendukung Andra Ramadhan dalam Andra and the BackBone bersama Dedy Lisan pada vokal. Band metalnya ternyata tidak mati. Belakangan, Stevie malah fokus dengan Deadsquad.

Anak bungsu Jopie yang dikenal Yai, pernah ikut bermain gitar dalam pertunjukan kakaknya, Audy Item ketika masih menjadi penyanyi solo. Audy Item terkenal di era 2000-an dengan salah satu hitsnya: Menangis Semalam. Kini, Yai Item memperkuat band cadas Seringai. Sementara itu, dari anak pertamanya, Angelina Alavareza Item, Jopie punya menantu bernama Muhammad Emil, dulu pemetik bass Naif.*

TAG

musik gitar

ARTIKEL TERKAIT

God Bless di Mata Roy Jeconiah Ray "The Doors" Prajurit Rock n’Roll Aretha Franklin dan Hegemoni Maskulinitas Musik Rock Pendiri Pink Floyd Peduli Palestina Alkisah Bing Slamet Koes Plus dan Mantan Perwira AURI Orba Benci Musik Cengeng Anak Presiden Main Band Otak Brass The Rollies Di Balik Lagu “Ayah”