top of page

Kisah Hamka dan Si Kuning

Seekor kucing domestik menemani Buya Hamka hingga akhir usianya. Pernah menghilang, namun kembali menemukan jalan pulang

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret Hamka dan keluarganya (Wikimedia Commons)

3 Des 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

SUATU subuh tahun 1950-an, Hamka dikejutkan dengan erangan seekor kucing kecil di sekitar rumahnya. Sedari malam suara kucing memang sudah terdengar oleh keluarga Hamka tetapi karena jauh mereka mengabaikannya. Namun kini suaranya sudah sangat dekat, seperti ada di depan teras rumah. Suara itu benar-benar mengganggu kekhusyukan shalat Hamka dan keluarganya.


Selepas shalat, Hamka buru-buru mendatangi sumber suara tersebut. Dan benar saja, di depan pintu rumahnya sudah ada seekor anak kucing domestik berwarna kuning yang tampak kotor dan kurus. Kondisinya cukup memperihatinkan. Diceritakan oleh putra ke-5 Hamka, Irfan Hamka dalam Ayah: Kisah Buya Hamka, kucing itu segera dibawa masuk dan dibersihkan oleh ayahnya. Tidak lupa secangkir susu dan beberapa potongan kain disiapkan untuk si kucing. Hamka terlihat begitu senang melihat kucing kurus itu terlelap setelah menghabiskan susu yang ia siapkan. “Si Kuning” begitulah Hamka memanggil peliharaan barunya itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sjfaruddin yang memiliki keahlian di bidang ekonomi dipercaya Sjahrir sebagai menteri muda keuangan dalam Kabinet Sjahrir II. Mengeluarkan kebijakan untuk menggunting uang NICA dan uang Javasche Bank pecahan Rp. 5 menjadi dua bagian.
Sjfaruddin yang memiliki keahlian di bidang ekonomi dipercaya Sjahrir sebagai menteri muda keuangan dalam Kabinet Sjahrir II. Mengeluarkan kebijakan untuk menggunting uang NICA dan uang Javasche Bank pecahan Rp. 5 menjadi dua bagian.
Di masa tuanya, Sjafruddin yang sudah tidak berpolitik memilih menampilkan diri sebagai seorang mubaligh.
Di masa tuanya, Sjafruddin yang sudah tidak berpolitik memilih menampilkan diri sebagai seorang mubaligh.
Kepala rumah tangga istana menyembelih ayam kesayangan wakil presiden. Dia dipenjara bersama tahanan politik Peristiwa 3 Juli 1946.
Kepala rumah tangga istana menyembelih ayam kesayangan wakil presiden. Dia dipenjara bersama tahanan politik Peristiwa 3 Juli 1946.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Sejarawan Ayang Utriza Yakin paparkan beberapa kesalahan teknis dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid I terbitan Kemendikbud.
Kekerasan, darah, seks, dan eksploitasi tubuh perempuan mendominasi film-film silat Indonesia. Wiro Sableng kekinian berusaha meninggalkannya.
Kekerasan, darah, seks, dan eksploitasi tubuh perempuan mendominasi film-film silat Indonesia. Wiro Sableng kekinian berusaha meninggalkannya.
transparant.png
bottom of page