top of page

Masjid Sukarno di Rusia

Kunjungan Sukarno ke Leningrad pada 1956 membawa berkah bagi muslim di kota itu.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 12 Mar 2016
  • 2 menit membaca

MATA Presiden Megawati Sukarnoputri berkaca-kaca. Kisah tentang jasa mendiang Presiden Sukarno yang dibacakan Imam Besar Masjid Agung St. Petersburg, Zhapar N. Panchaev, membuatnya terharu, sewaktu berkunjung pada April 2003. Hampir 50 tahun lalu, Megawati –kala itu belum berusia sepuluh tahun– ikut rombongan ayahnya melakukan kunjungan kenegaraan ke Uni Soviet, Agustus-September 1956.


Usai mengunjungi beberapa pabrik di Leningrad, rombongan Sukarno melanjutkan tur kotanya. Sewaktu melintasi Trinity Bridge, mata Sukarno terpaku pada bangunan biru berkubah di kejauhan. “Dalam taksiran Soekarno, bangunan itu jika sebuah masjid, mampu menampung lebih dari 3000 muslim bersembahyang berjamaah,” tulis Tomi Lebang dalam Sahabat Lama, Era Baru: 60 Tahun Pasang Surut Hubungan Indonesia-Rusia.


Sukarno membatalkan beberapa acara yang sudah dijadwalkan demi mengunjungi bangunan indah itu. “Pada hari itu pula para tamu dari Indonesia mengunjungi masjid lokal,” tulis buku Perjalanan Bung Karno!


Sukarno mendapati kondisi bangunan yang dulunya masjid itu kumuh dan tak terawat. Pemerintah Uni Soviet menjadikannya gudang peralatan medis sejak Perang Dunia II pecah; sumber lain menyebut alih fungsi terjadi tak lama setelah Revolusi Oktober 1917.


Masjid Agung Leningrad (kini Masjid Agung St. Petersburg) yang jadi gudang itu didirikan komunitas muslim St. Petersburg setelah mendapat izin dari Tsar Nicholas II pada 1910 dan diresmikan tiga tahun kemudian. “Arsiteknya, Nikolai Vasilyevich, memadukan dengan cermat ornamen ketimuran dan mosaik biru turquoise pada kubah, gerbang masjid, menara serta mihrab imamnya. Tidak heran jika masjid ini lebih terkenal dengan nama Masjid Biru,” tulis Tomi Lebang.


Sebelumnya, muslim di St. Petersburg belum memiliki masjid. “Mereka pun menyewa apartemen untuk digunakan beribadah hingga pembangunan Masjid Agung St. Petersburg pada 1913,” tulis Michael Khodarkovsky dalam Bitter Choices: Loyalty and Betrayal in the Russian Conquest of the North Caucasus.


Sukarno sedih melihat masjid termegah Eropa di luar Turki itu dijadikan gudang. Dia mengutarakan kesedihannya kepada Khruschev saat keduanya kembali bertemu di Moscow beberapa hari kemudian. “Soekarno meminta masjid ini dikembalikan sesuai fungsinya,” ujar Panchaev, sebagaimana dikutip Lebang.


Sekira sepuluh hari usai kunjungannya, utusan Kremlin datang ke masjid itu dan mengatakan bahwa Masjid Agung St. Petersburg boleh difungsikan kembali sebagaimana mestinya. Meski Sukarno tak pernah membicarakan masjid itu kembali setelah pertemuannya dengan Khruschev, muslim St. Petersburg tak pernah melupakan jasanya dalam memfungsikan kembali masjid agung itu.


Menurut diplomat di KBRI Moscow, M. Aji Surya dalam “Ngabuburit ke Masjid Soekarno di Rusia,” dimuat di travel.kompas.com, muslim St. Petersburg hingga kini tak pernah melupakan jasa Sukarno. Banyak Muslim setempat menyebut Masjid Agung St. Petersburg dengan Masjid Sukarno.


“Tanpa Sukarno mungkin masjid indah yang didirikan tahun 1910 ini sudah hancur sebagaimana masjid dan gereja lainnya,” ujar imam masjid, Mufti Ja’far Nasibullah, sebagaimana dikutip Surya.*


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah lahir dari keluarga menak terpandang. Memilih jalan perjuangan.
bg-gray.jpg
Pernah dicampakkan dan ditipu intel Jepang, Shamsiah Fakeh lantang menyuarakan emansipasi perempuan. Dituduh bunuh anak sendiri saat gerilya di hutan.
bg-gray.jpg
Jenderal sekaligus pahlawan Italia ini sedang menakhodai kapalnya ketika Perang Aceh meletus. Di perairan Aceh, dia kena kolera.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualiannya.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualiannya.
Majalah sastra di Indonesia merepresentasikan suasana zamannya. Sastrawan generasi pertama belum menemukan formatnya hingga sastrawan Pujangga Baru menjadi pionir.
Majalah sastra di Indonesia merepresentasikan suasana zamannya. Sastrawan generasi pertama belum menemukan formatnya hingga sastrawan Pujangga Baru menjadi pionir.
Eksperimen penjara Stanford dihentikan setelah banyak tahanan yang menunjukkan gangguan psikologis dan para penjaga berlaku sewenang-wenang.
Eksperimen penjara Stanford dihentikan setelah banyak tahanan yang menunjukkan gangguan psikologis dan para penjaga berlaku sewenang-wenang.
Lomba asah-otak layaknya cerdas cermat mulanya untuk para serdadu Perang Dunia II. Radio hingga televisi lantas mengadaptasinya untuk pelajar.
Lomba asah-otak layaknya cerdas cermat mulanya untuk para serdadu Perang Dunia II. Radio hingga televisi lantas mengadaptasinya untuk pelajar.
Pernah mendirikan band The Steps yang sohor di akhir 1960-an, Tinton Soeprapto justru meninggalkan dunia musik dan kembali ke dunia otomotif.
Pernah mendirikan band The Steps yang sohor di akhir 1960-an, Tinton Soeprapto justru meninggalkan dunia musik dan kembali ke dunia otomotif.
transparant.png
bottom of page