top of page

Eleazar, Imam Besar Bangsa Israel

Dia meneruskan jabatan imam besar yang semula diemban ayahnya. Bersama Yosua, Eleazar memimpin bangsa Israel memasuki Tanah Perjanjian.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Musa mengurapi Yosua sebagai pemimpin bangsa Israel di depan imam besar Eleazar. Sumber: Takla.org.

21 Feb 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 4 Apr

DARI kejauhan di Gunung Abarim, sebelah timur Sungai Yordan, Musa memandang tanah Kanaan. Dia tak sempat memasuki negeri itu. Atas petunjuk Allah, Musa menjelang kematiannya, memilih Yosua sebagai penggantinya. Di hadapan segenap bangsa Israel, Musa meletakkan tangannya ke atas Yosua.


“Ia (Yosua) harus berdiri di depan imam Eleazar, supaya Eleazar menanyakan keputusan Urim bagi dia di hadapan Tuhan,” demikian Alkitab mencatatnya dalam Bilangan 27:21a. Urim adalah alat perlengkapan imam besar bangsa Israel kuno untuk mengetahui kehendak Allah. 


Dalam memimpin bangsa Israel, Yosua dibantu Eleazar yang berkedudukan sebagai imam besar. Sebagaimana Yosua menggantikan Musa, Eleazar juga menggantikan ayahnya, Harun. Nama Eleazar dalam bahasa Ibrani memiliki arti “Allah telah menolong”.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
transparant.png
bottom of page