- 21 Feb 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 4 jam yang lalu
DARI kejauhan di Gunung Abarim, sebelah timur Sungai Yordan, Musa memandang tanah Kanaan. Dia tak sempat memasuki negeri itu. Atas petunjuk Allah, Musa menjelang kematiannya, memilih Yosua sebagai penggantinya. Di hadapan segenap bangsa Israel, Musa meletakkan tangannya ke atas Yosua.
“Ia (Yosua) harus berdiri di depan imam Eleazar, supaya Eleazar menanyakan keputusan Urim bagi dia di hadapan Tuhan,” demikian Alkitab mencatatnya dalam Bilangan 27:21a. Urim adalah alat perlengkapan imam besar bangsa Israel kuno untuk mengetahui kehendak Allah.
Dalam memimpin bangsa Israel, Yosua dibantu Eleazar yang berkedudukan sebagai imam besar. Sebagaimana Yosua menggantikan Musa, Eleazar juga menggantikan ayahnya, Harun. Nama Eleazar dalam bahasa Ibrani memiliki arti “Allah telah menolong”.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












