top of page

Wilders Kejepit Hitler dan Wagner

Ketiga tokoh kontroversial ini berupaya menghapus asal-usulnya. Wagner dan Hitler berhasil. Wilders gagal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Geert Wilders. (cdn.realscreen.com).

  • 21 Mar 2011
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 17 Feb

PERUPA Belanda Jasper de Beijer, 37 tahun, bikin kejutan. Dia membuat lukisan Geert Wilders muda dalam tampang aslinya. Tampang asli? Iya, karena ketika masih muda, pada usia awal 20-an, Wilders belum berambut pirang seperti sekarang. Politikus anti Islam pemblonda rambut itu masih berambut warna kelam, sesuai latar belakang indisch-nya. Wilders, seperti kita tahu, memang punya nenek moyang yang berasal dari Hindia Belanda, cikal bakal Indonesia.


Jasper de Beijer mengaku selalu terpesona pada Wilders. Orang ini, kata Jasper pada koran Belanda de Volkskrant, selalu mengganggu gugat asal usul orang. Sebagai politikus anti Islam, Wilders memusuhi kaum pendatang yang beragama Islam. Di Belanda mereka kebanyakan berasal dari Turki atau Maroko. Kejahatan seseorang misalnya, oleh Wilders selalu dikait-kaitkan dengan latar belakang etnis orang itu. Kalau Wilders sampai berkuasa, maka begitu ketahuan melanggar hukum, warga pendatang Turki dan Maroko itu pasti akan dideportasikannya, dipulangkan ke negeri asal. Di lain pihak, dengan memblonda rambutnya, Wilders sendiri justru malah membuat kabur asal usulnya. Karena itu Jasper tergelitik untuk melukis Wilders yang masih asli, Wilders yang berambut kelam, bukan rambut pirang seperti sekarang.


Dan memang yang terlihat pada lukisan Jasper de Beijer adalah Wilders yang lebih alami. Bukan saja karena rambutnya yang kelam, tapi terutama lantaran Jasper menampilkannya sebagai seorang pelukis yang sedang istirahat, tidak sibuk dengan kanvas atau kuasnya. Dalam catatan de Volkskrant, koran sedikit kiri yang dibenci Wilders dan PVV, partainya, Jasper de Beijer menampilkan Wilders sebagai perupa yang cool dan simpatik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo menjadi menteri luar negeri pertama tetapi tidak berlangsung lama. Setelah berganti pemerintahan, Subardjo hidup dari penjara ke penjara semasa revolusi.
transparant.png
bottom of page