Diperbarui: 27 Sep
PADA 25 Juli 1978, sesaat sebelum tengah malam, lahirlah bayi perempuan di Rumah Sakit Umum Daerah Oldham, Manchester, Inggris. Berat bayi itu 2,61 kg dan dikeluarkan dengan operasi caesar. Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi itu normal. Kondisi ibunya pun baik. Bayi dari pasangan Lesley dan John Brown itu diberi nama Louise Joy Brown. Dialah bayi tabung pertama di dunia.
Lesley mengidap blocked fallopian tubes atau tertutupnya saluran telur sehingga tak terjadi pembuahan karena sel telur dan sperma tak bertemu. Ini menjadi penyebab utama ketidaksuburan perempuan. Pada 10 November 1977, Lesley mendapat penanganan fisiolog Universitas Cambridge, Inggris, Robert G. Edwards dan ahli bedah kandungan Patrick Steptoe. Akhir November 1977, dengan menggunakan teknologi in vitro fertilization (IVF), embrio yang telah dibuahi di laboratorium ditanamkan di rahim Lesley. Dia hamil dan delapan bulan kemudian melahirkan.
Teknologi IVF mendapat tantangan. Saat itu, tak satu pun agama-agama utama memiliki kebijakan resmi pada inseminasi buatan ini. Gereja Katolik Roma mengajukan keberatan terkuat. Uskup Agung St. Andrews dan Edinburgh, Kardinal Gordon Gray berkata, “Saya punya keraguan serius tentang kemungkinan implikasi dan konsekuensi untuk masa depan,” katanya seperti dikutip news.bbc.co.uk, 25 Juli 1978.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















