Pilih Bahasa: Indonesia

Leo Fender Revolusioner Dunia Musik

Hobi elektronik menjadikannya legenda dalam dunia musik.
Historia
Historia
pengunjung
7.4k

GITARIS legendaris Eric Clapton mengaku salah persepsi terhadap gitar Fender Stratocaster. Dia pernah ogah memainkannya karena neck (leher) gitar itu sempit sehingga menyulitkannya melakukan bending (menekan dan menarik senar untuk menaikkan nada). Selain itu, bahan neck Strat, sebutan populer Fender Stratocaster, terbuat dari kayu rosewood, sementara dia lebih suka kayu eboni.

Namun, pada 1970, Eric Clapton akhirnya menjajal Strat. Dan limabelas tahun kemudian, namanya diabadikan dalam seri gitar Stratocaster Eric Clapton Signature yang diminati banyak orang.

Menurut Clapton, Stratocaster mempermudah orang bermain gitar. “Leo Fender berada jauh di depan siapa pun, mengembangkan Strat hingga ke titik di mana dia tak bisa disempurnakan lagi, bahkan hingga kini,” tulis Clapton dalam pengantar buku The Stratocaster Chronicles: Fender. Celebrating 50 Years of the Fender Strat.

Clarence Leo Fender lahir di Santa Ana, California, pada 10 Agustus 1909. Sejak usia 13 tahun, dia hobi elektronik, yang ditularkan pamannya, pemilik toko audio-mobil. Ketika dewasa, setelah gonti-ganti pekerjaan, dia akhirnya membuka bengkel servis radio Fender Radio Service (FRS) pada 1938. Leo juga membuat, menjual, dan menyewakan Public Address System –alat penghubung yang dipakai untuk menyampaikan pengumuman. Ketika tahu penguat suara pada alat musik kala itu punya kelemahan, terbersitlah ide untuk mengembangkannya. Bersama Clayton Kauffman, dia mendirikan perusahaan alat musik K&F Manufacturing Corporation.

Clayton Kauffman seorang pemain gitar lap steel (yang didesain khusus untuk dimainkan dengan posisi dipangku) yang bekerja di Rickenbacker Guitar. Dia juga dikenal sebagai pencipta vibrola tailpiece, cikal bakal tremolo –tempat untuk meletakkan senar (bridge) pada gitar listrik.

K&F sukses dengan gitar dan penguat suaranya (amplifier). Pada 1944, keduanya mengajukan paten gitar lap steel yang dilengkapi pick up (komponen yang menyalurkan suara dari gitar ke penguat suara), namun baru dikabulkan empat tahun kemudian. Awal 1946 Kauffman keluar karena tak sepaham dengan Leo agar perusahaan fokus pada pembuatan dan penjualan alat musik dan penguat suara.

Leo berjalan sendiri. Dia mengganti nama perusahaannya menjadi Fender Electric Instrument Company (FEIC). Dia memasarkan penguat suara Deluxe, The Professional, dan Dual Professional. Pada 1948, Leo memproduksi penguat suara praktis Champion yang kemudian melegenda.

Selain penguat suara, Leo mengembangkan gitar. Pada 1950, dia merilis gitar elektrik solid-body, yang berbentuk gitar Spanyol, bernama Fender Esquire. Pada tahun yang sama, dia meluncurkan gitar terbarunya, Broadcaster –yang kemudian ganti nama jadi Nocaster dan lalu Telecaster. Berbeda dari pendahulunya, gitar ini memiliki dua pick up dan neck model truss rod yang di dalamnya terdapat besi baja untuk menstabilkan neck. Gitar ini juga populer, antara lain dipakai gitaris Muddy Waters. Setahun kemudian, dia merilis gitar bass elektrik solid-body pertamanya, Precision, dengan bobot lebih ringan dan body lebih kuat, serta dilengkapi pick up.

Untuk menjawab keluhan terhadap gitar Telecaster, Leo meluncurkan Stratocaster pada 1954. Strat memiliki tiga pick up; body berkontur dan bersayap yang kala itu marak digunakan pada mobil; dan bridge model vibrato tailpiece. Pasar menyambut positif. Gitaris-gitaris hebat jadi penggunanya, dari Jimi Hendrix hingga Yngwie Malmsteen. Sebagai strategi pemasaran, FEIC membuat sejumlah seri gitar berlabelkan nama gitaris kondang.

Namun, karena kesehatannya memburuk, Leo menjual Fender kepada Columbia Broadcasting System (CBS) pada 1964. Namun, dia ternyata tak bisa diam. Dia mendirikan perusahaan Tri-Sonics (kemudian ganti nama jadi Musicman) dan G&L Guitars. Dia tetap keranjingan kerja bahkan hingga sehari sebelum kematiannya pada 21 Maret 1991.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Laporan Khusus
Majalah Historia Cetak
berikutnya
 
Nomor 34 Tahun 3
Murba Partai Terakhir Tan Malaka
Pembahasan mengenai Tan Malaka sudah sering dimuat di berbagai media massa. Tak berbilang banyaknya orang membahas bapak republik itu di..
 
Historia
Historia