top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Benyamin Sueb Penyambung Lidah Orang Betawi

Benyamin Sueb mewakili perasaan umum orang Betawi yang kian terpinggirkan. Suaranya aspirasi orang Betawi. Dia tak tergantikan.

Oleh :
Historia
13 Jul 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Benyamin Sueb. (Adhitya Maheswara/Historia.ID).

  • 14 Jul 2010
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 5 Mar

KETIKA Benyamin Sueb wafat pada 5 September 1995, sontak semua stasiun televisi, untuk beberapa jam lamanya, menunda program acaranya dan menggantinya dengan acara inmemoriam Benyamin Sueb. Hal itu seakan meneguhkan sebuah pameo: seseorang baru berarti ketika dia mati.


Ben sangat berarti, paling tidak buat orang Betawi. Ia juga memperkaya khasanah dunia hiburan kita.


Ben menghadirkan realitas. Wajah Ben adalah potret orang Betawi. Akting Ben di dalam film adalah realita keseharian orang Betawi: yang acapkali harus menerima nasib tersingkirkan oleh derap pembangunan kota Jakarta. Namun di antara segala penderitaan itu selalu terselip rasa humor yang tinggi, seperti juga yang dilakukan Ben dalam setiap aksi panggung dan filmnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page