- 10 Apr 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
DENGAN kebaya merah jambu, kain jarik motif kawung warna putih, dan rambut disanggul, Sujatin memerankan Kartini dalam sebuah tableau (penampilan tanpa dialog) mewakili seksi Perempuan Jong Java. Penampilan itu dia lakukan tahun 1923 pada pawai Perayaan 25 tahun Ratu Wilhelmina di Yogyakarta.
Untuk perayaan itu, dia mendapat pinjaman sebuah truk dari bupati Kulon Progo yang juga pamannya. Bak truk kemudian disulap menjadi kamar Kartini lengkap dengan meja-kursi kuno. Beberapa lukisan dipajang di sebuah dinding yang dicat putih.
Tak disangka, tableau Kartini itu mendapat sambutan meriah. Sujatin mendapat hadiah utama berupa lampu meja bertudung (schemerlamp) dari Sultan Hamengkubuwono VIII.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















