- 30 Mei 2014
- 2 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
TAK terima atas kekalahan Flakelf, klub elite Angkatan Udara Nazi-Jerman, pemerintah pendudukan mengatur pertandingan ulang. Laga dihelat tiga hari kemudian di Stadion Zenit. Para pemain FC Start mendapat intimidasi. Panitia menunjuk perwira SS sebagai wasit dan memperingatkan para pemain Start akan konsekuensi yang bakal diterima bila mereka menang.
Sejak peluit dibunyikan, Flakelf bermain kesetanan, kasar. Start sempat melayangkan protes, tapi diacuhkan. Dengan mengandalkan tembakan jarak jauh, Start kembali menang.
Pemerintah pendudukan melarang pemberitaan pertandingan itu dan melakukan penangkapan. Gestapo, polisi rahasia Nazi-Jerman, mendatangi toko roti Degtyarevskaya, tempat kebanyakan pemain Start bekerja dan juga tempat latihan. Mereka menangkap, menginterogasi, dan menyiksa banyak pemain Start.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















