top of page

Keadaan Darurat Korupsi

Saking susahnya bikin undang-undang antikorupsi, perbuatan luar biasa ini pun harus ditangani dengan peraturan darurat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pelantikan dan pengambilan sumpah Perdana Menteri Burhanuddin Harahap di Istana Negara, 12 Agustus 1955. (Perpusnas RI).

  • 20 Mar 2023
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 29 Jun

PADA 20 Agustus 1955, sembilan hari setelah kabinet terbentuk, Perdana Menteri Burhanuddin Harahap menyatakan kepada media: “Banyak orang kaya mendadak harus buktikan ia tidak korupsi.”


Selain mempersiapkan pemilu, pemberantasan korupsi menjadi salah satu program Kabinet Burhanuddin demi memulihkan kewibawaan serta kepercayaan rakyat dan tentara terhadap pemerintah. Maklum, kabinet sebelumnya dikecam karena kebijakan lisensi mengakibatkan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat pemerintah –kebijakan yang juga dikecam Masyumi, partai Burhanuddin, yang tak masuk kabinet.


Untuk memperbaiki keadaan yang tak sehat itu, pemerintah menganggap perlu menjalankan tindakan keras dan tegas terhadap orang-orang yang korupsi. “Apabila korupsi yang mulai merajalela di berbagai kalangan itu dibiarkan saja, akan sangat merugikan rakyat dan negara,” kata Burhanuddin.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo menjadi menteri luar negeri pertama tetapi tidak berlangsung lama. Setelah berganti pemerintahan, Subardjo hidup dari penjara ke penjara semasa revolusi.
bg-gray.jpg
Dari mimpi didatangi roh raja Klungklung hingga “janjian” dengan Bung Hatta enggan dimakamkan di TMP Kalibata. The untold story Ahmad Subardjo.
bg-gray.jpg
Setelah Indonesia merdeka, Ahmad Subardjo ditunjuk sebagai menteri luar negeri pertama. Sepanjang hidupnya berkutat dengan urusan diplomasi dan hubungan luar negeri.
Kisah prajurit pemberontak yang terjebak paradoks birokrasi militer. Disajikan lewat banyolan dan tragedi dalam enam episode.
Kisah prajurit pemberontak yang terjebak paradoks birokrasi militer. Disajikan lewat banyolan dan tragedi dalam enam episode.
Mengapa sejarawan Indonesia belum tertarik melakukan studi atau riset arsip tentang hubungan perdagangan maritim antara Muangthai dan Nusantara?
Mengapa sejarawan Indonesia belum tertarik melakukan studi atau riset arsip tentang hubungan perdagangan maritim antara Muangthai dan Nusantara?
Kecepatan akses informasi tak bisa dilepaskan dari teknologi fiber optik.
Kecepatan akses informasi tak bisa dilepaskan dari teknologi fiber optik.
Pengajaran sejarah yang baik dapat membangkitkan daya kritis, kreativitas, dan keberanian mengambil keputusan.
Pengajaran sejarah yang baik dapat membangkitkan daya kritis, kreativitas, dan keberanian mengambil keputusan.
Suku Baduy semakin kesulitan menjaga kearifan lokal yang luhur. Mereka diuji oleh kebutuhan perut dan masuknya budaya luar.
Suku Baduy semakin kesulitan menjaga kearifan lokal yang luhur. Mereka diuji oleh kebutuhan perut dan masuknya budaya luar.
Nasionalisme tak bisa lagi hanya bekerja sebagai slogan. Pandemi menuntut bangsa Indonesia memaknai ulang nasionalisme agar tetap relevan dengan zaman.
Nasionalisme tak bisa lagi hanya bekerja sebagai slogan. Pandemi menuntut bangsa Indonesia memaknai ulang nasionalisme agar tetap relevan dengan zaman.
transparant.png
bottom of page