Diperbarui: 4 hari yang lalu
SEJAK abad ke-17, imigrasi warga Tiongkok ke Batavia cukup deras. Keahlian mereka dalam berdagang mendorong Kongsi Dagang Belanda (VOC) mengajak bekerja sama. Namun, kerja sama itu rusak begitu mereka bersaing dalam industri gula yang lagi jadi primadona di Ommelanden, wilayah yang mengelilingi Batavia.
VOC menerapkan berbagai peraturan untuk membatasi imigran dari Tiongkok dan mengatur sistem kuota, bahkan melakukan penangkapan dan deportasi ke Sri Lanka dan Afrika Selatan. Korupsi dan pemerasan kian membuat resah.
Krisis perdagangan gula, yang menimbulkan pengangguran, memperparah situasi. Warga Tionghoa di luar benteng kota pun siap melawan. Insiden pertama terjadi pada 7 Oktober 1740, di mana orang-orang Tionghoa menyerang pos penjagaan tentara VOC di de Qual, Bekasi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















