top of page

Kisah Lucu di Sungai Pakuanan

Kedua komandan itu sama-sama hanya memakai celana dalam saat melapor dan dilapori.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Alex Kawilarang dan Maraden Pangabean. Foto:i Buku 30 Tahun Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

24 Agu 2017
2 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul

SUATU hari di tahun 1949, Komandan Sektor IV Sub Teritorium VII Sumatera Mayor Maraden Pangabean sedang mengunjungi pos-pos terdepan pasukannya di wilayah antara Hubu dan Saur Matinggi, pelosok Sumatera Utara. Di tengah kunjungan tersebut, ia mendapat informasi bahwa Letnan Kolonel A.E. Kawilarang (Komandan Sub Teritorium VII Sumatera) sedang menuju markas Sektor IV di tepi sungai Pakuanan.


Tanpa menunggu lama, Mayor Maraden lalu memutuskan untuk berbalik lagi menuju markasnya itu. Hari sudah mulai remang, saat sang mayor melewati anak sungai sebelum mencapai markas yang berupa bunker tersebut. Menurut kebiasaan, di tempat ini celana harus dicopot karena menghindar basah (maklum celana cuma satu-satunya).


“Jadi saat itu saya hanya mengenakan baju dan celana dalam saja,” ujar Maraden dalam biografi yang ditulisnya, Berjuang dan Mengabdi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
“Sumud” jadi simbol yang lebih daripada kegigihan bagi Palestina. Teguh bertahan dalam gempuran genosida oleh zionis Israel yang disokong korporasi Amerika Serikat.
“Sumud” jadi simbol yang lebih daripada kegigihan bagi Palestina. Teguh bertahan dalam gempuran genosida oleh zionis Israel yang disokong korporasi Amerika Serikat.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, ritual adat digelar tanpa kemeriahan. Berharap pagebluk hilang.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, ritual adat digelar tanpa kemeriahan. Berharap pagebluk hilang.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Club Deportivo Palestino dilahirkan imigran Palestina di Chile. Menyuarakan solidaritas dan kemerdekaan Palestina lewat sepakbola.
Club Deportivo Palestino dilahirkan imigran Palestina di Chile. Menyuarakan solidaritas dan kemerdekaan Palestina lewat sepakbola.
Sisca Soewitomo, ratu boga Indonesia. Pencipta ribuan resep dan penulis puluhan buku masak.
Sisca Soewitomo, ratu boga Indonesia. Pencipta ribuan resep dan penulis puluhan buku masak.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
transparant.png
bottom of page