top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Jebakan Hoax dari Rezim Soeharto hingga Kini

Dahulu berita hoax menjadi alat legitimasi kekuasaan Soeharto. Kini hoax menjadi cara merongrong rezim.

25 Mei 2017

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ignatius Haryanto, dosen Komunikasi UMN, mengemukakan pendapat dalam Diskusi dan Ngopi Bareng Historia: Dari Breidel sampai Hoax, Mengenang Masa Kelam Kebebasan Pers Era Soeharto di Jakarta, Rabu, 24 Mei 2017. (Nugroho Sejati/Historia.ID).

  • 26 Mei 2017
  • 2 menit membaca

ORDE Baru Soeharto dibangun dari hoax. Hari-hari awal pasca-G30S adalah periode krusial hoax sejarah diciptakan. Pada periode krusial itulah narasi tentang para jenderal yang dimutilasi oleh Gerwani berkembang. Hasil visum dokter yang mengotopsi jenazah para jenderal yang dibuka kemudian membuktikan bahwa itu hoax.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen menyebarkan Kristen menggunakan wayang. Dia melakukan akulturasi ajaran Kristen dengan budaya Jawa sehingga berbeda dengan Kristen Belanda.
bottom of page