Pilih Bahasa: Indonesia
Nomor 4 Tahun 1

Nomor 4 Tahun 1 | Zulkifli Lubis

Rp.50,000 In Stock
Historia Indonesia
Seorang pejuang kalau citacita perjuangannya belum kesampaian tak akan pernah berhenti berperang Sejak bersekolah di Yogyakarta hingga pensiun dari tentara Kolonel Zulkifli Lubis terus melakukannya Ketika bersekolah di AMSB Yogyakarta dia sudah aktif ikut kegiatan menentang kolonialisme Belanda Mulamula dia masuk Seinen Kurenso lalu melanjutkan ke Seinen Dojo Bekal pengetahuan intelijen dunia yang sangat dia suka banyak didapatnya di situ Lubis lalu menerapkan dan terus mengembangkannya ketika Indonesia sudah merdeka hingga dia berjuluk Bapak Intelijen Indonesia Berbekal pengetahuan dan kecakapannya dalam dunia intelijen pula dia berani menentang bukan hanya orang yang selichting namun KSAD Nasution dan Presiden Sukarno Dasarnya jelas keyakinannya akan kebenaran Beberapa peristiwa politik yang menggegerkan di era 1950an seperti PRRIPermesta yang selalu mengaitkan namanya juga berujung pada hal yang sama keyakinan Lubis akan kebenaran Dia melakukan itu semua demi mengoreksi banyak pihak termasuk pimpinan negara yang dia anggap sudah melenceng dari awal citacita perjuangan Historia kali ini menghadirkan laporan khusus tentang Zulkifli Lubis dengan tajuk Sepak Terjang Spion Melayu
HISTORIA
Nomor 4 Tahun 1
UTAMA
Kifli "Bule" Pintar Aljabar
Dia tak mau kalah sama siswa Belanda. Dalam pelajaran sejarah dan berhitung selalu dapat nilai sempurna
1
Bapak Intelijen Didikan Jepang
Nasihat orangtua menjadi ajaran yang dia praktikan dalam intelijen.
2
Seteru Saudara Sepupu
Lubis menemukan lawan sepadan: Nasution. Pergolakan politik bermuara pada konflik keduanya.
3
Hari Tua Seorang Mata-Mata
Kecakapannya di lapangan dan kelihaiannya di perpolitikan bertolak belakang dengan kepimpinannya di keluarga.
4
KHUSUS
Islam Arab atau Islam Tiongkok?
Pedagang keturunan Arab yang membawa Islam ke Nusantara. Versi lain menyebut justru pedagang Tionghoa yang menyebarkan Islam.
5
Habis Tumpang Terbitlah Kubah
Penggunaan kubah pada masjid meminggirkan arsitektur tradisional di Indonesia.
6
Koko Masuk Islam
Ditanggalkan oleh orang Tionghoa, dilestarikan oleh Muslim di Indonesia.
7
Alat Tulis.
 
Juli-Agustus
 
Saweran Rakyat.
 
Ziarah ke Kota Merah.
Gedung tua saksi sejarah membangkai di sudut-sudut kota Semarang. Semakin terabaikan.
 
Gajah Putih di Simpang Jalan.
 
Tur Alam Akhirat.
Pernah disebut sebagai bacaan penembus tradisi lama, komik bertema surga dan neraka bertahan tanpa banyak berubah.
 
Terhibur Suara Sendiri.
Sebermula hanya alat pemutar melodi tanpa vokal, karaoke berkembang menjadi tempat melepas stres.
 
Menjelajah Toko Merah.
Rumah bergaya kolonial tapi populer dengan nama khas Tionghoa. Ia sedang dibenahi untuk dijadikan gedung serbaguna.
 
Makam di Sisi Masjid Perlawanan.
 
 
Komentar anda
Nomor 4 Tahun 1
Zulkifli LubisSeorang pejuang kalau citacita perjuangannya belum kesampaian tak akan pernah berhenti berperang Sejak bersekolah di Yogyakarta hingga pensiun dari tentara Kolonel Zulkifli Lubis terus melakukannya Ketika bersekolah di AMSB Yogyakarta dia sudah aktif ikut kegiatan menentang kolonialisme Belanda Mulamula dia masuk Seinen Kurenso lalu melanjutkan ke Seinen Dojo Bekal pengetahuan intelijen dunia yang sangat dia suka banyak didapatnya di situ Lubis lalu menerapkan dan terus mengembangkannya ketika Indonesia sudah merdeka hingga dia berjuluk Bapak Intelijen Indonesia Berbekal pengetahuan dan kecakapannya dalam dunia intelijen pula dia berani menentang bukan hanya orang yang selichting namun KSAD Nasution dan Presiden Sukarno Dasarnya jelas keyakinannya akan kebenaran Beberapa peristiwa politik yang menggegerkan di era 1950an seperti PRRIPermesta yang selalu mengaitkan namanya juga berujung pada hal yang sama keyakinan Lubis akan kebenaran Dia melakukan itu semua demi mengoreksi banyak pihak termasuk pimpinan negara yang dia anggap sudah melenceng dari awal citacita perjuangan Historia kali ini menghadirkan laporan khusus tentang Zulkifli Lubis dengan tajuk Sepak Terjang Spion Melayu
Nomor 4 Tahun 1
Zulkifli LubisSeorang pejuang kalau citacita perjuangannya belum kesampaian tak akan pernah berhenti berperang Sejak bersekolah di Yogyakarta hingga pensiun dari tentara Kolonel Zulkifli Lubis terus melakukannya Ketika bersekolah di AMSB Yogyakarta dia sudah aktif ikut kegiatan menentang kolonialisme Belanda Mulamula dia masuk Seinen Kurenso lalu melanjutkan ke Seinen Dojo Bekal pengetahuan intelijen dunia yang sangat dia suka banyak didapatnya di situ Lubis lalu menerapkan dan terus mengembangkannya ketika Indonesia sudah merdeka hingga dia berjuluk Bapak Intelijen Indonesia Berbekal pengetahuan dan kecakapannya dalam dunia intelijen pula dia berani menentang bukan hanya orang yang selichting namun KSAD Nasution dan Presiden Sukarno Dasarnya jelas keyakinannya akan kebenaran Beberapa peristiwa politik yang menggegerkan di era 1950an seperti PRRIPermesta yang selalu mengaitkan namanya juga berujung pada hal yang sama keyakinan Lubis akan kebenaran Dia melakukan itu semua demi mengoreksi banyak pihak termasuk pimpinan negara yang dia anggap sudah melenceng dari awal citacita perjuangan Historia kali ini menghadirkan laporan khusus tentang Zulkifli Lubis dengan tajuk Sepak Terjang Spion Melayu