Pilih Bahasa: Indonesia
Nomor 16 Tahun 2

Nomor 16 Tahun 2 | Riwayat Masyumi Menuju Sunyi

Rp.50,000 In Stock
Historia Indonesia
Majalah Historia edisi ini mengangkat tema soal Masyumi sebuah partai politik Islam terbesar di masanya Alasannya sederhana saja pemilihan umum sudah mendekat sementara Islam sebagai kekuatan sosial dan politik juga tak bisa diabaikan di masa setelah reformasi hingga kini Ada beberapa tema aktual yang kami sodorkan

Selain soal pestisida kami menampilkan dari soal sanitasi hingga nuklir dari hubungan IndonesiaAustralia hingga wafatnya Nelson Mandela

Edisi kali ini terbit menjelang pergantian tahun Anda bisa membawanya untuk mengisi liburan membacanya sekaligus merenungkan Indonesia saat ini tanpa perlu mengerutkan kening Sementara kami dengan atau tanpa liburan akan tetap menghadirkan tematema menarik lainnya di edisiedisi mendatang tanpa kenal lelah apalagi menyerah kalah Karena sungguh belajar sejarah itu menyenangkan Selamat membaca
HISTORIA
Nomor 16 Tahun 2
14
16
20
74
16-17
JEJAK MANDELA DI INDONESIA
Mandela mangkat, meninggalkan jejak sejarah sampai ke Indonesia. Solidaritas bangsa-bangsa terjajah.
22-25
AGAR SAMIJAGA TETAP TERJAGA
Program membuang kotoran terus digalakkan, namun hasilnya tak kunjung memuaskan.
30-34
SEJARAH KELUARGA DALAM SELEMBAR KAIN
Sebuah kain dengan beragam motif indah. Jadi alat pengingat dalam masyarakat bertradisi lisan.
36-39
JALAN TERJAL MENUJU AJAL
Mewadahi sejumlah partai politik dan organisasi Islam, jalan Masyumi seakan tak terbendung. Konflik internal membuatnya rapuh.
40-42
DARUL ISLAM MENCEDERAI MASYUMI
Ikut mendirikan Masyumi, Kartosuwiryo kemudian memproklamasikan Darul Islam di Jawa Barat. Beban ini harus ditanggung Masyumi.
43-45
TANDING SENGIT BULAN SABIT VS PALU ARIT
Kesumat lama yang merembet dari panggung elit sampai ke akar rumput. Berakhir tragis.
46-47
PAMAN SAM MENCOBLOS MASYUMI
Amerika Serikat mengucurkan dana besar untuk mendukung Masyumi. Tujuannya agar Indonesia tidak dikuasai oleh komunis.
52-53
SERIKAT BURUH ISLAM INDONESIA ANTARA KOMUNIS DAN MAJIKAN
Dibikin untuk menandingi serikat buruh komunis. Setelah pembubaran Masyumi, bekerjasama dengan militer.
58-59
IKHTIAR TERHENTI DI KONSTITUANTE
Jalan panjang menuju negara Islam. Terganjal jumlah kursi. Keburu dibubarkan saat hampir mufakat.
60-61
TRIO MASYUMI DALAM PRRI
Tiga petinggi Masyumi terlibat PRRI. Mendorong Masyumi ke jurang kehancuran.
78-81
MEMANDANG LAKU MENGGELANDANG
Gelandangan punya banyak wajah. Kumpulan perampok sampai pejuang revolusi.
82-85
BUKAN AKSI FILM HOLLYWOOD
Untuk menembus blokade Belanda, pemerintah memberikan monopoli dagang kepada seorang taipan film Amerika.
86-89
DARI ZORO SAMPAI KOMUNIS
Kendati kongsi dagangnya batal, Matthew Fox masih berkiprah di Indonesia.
91
SINEMA UNTUK BANGSA
Film yang baik tak hanya memanjakan indera, namun juga menempa rasa menjadi manusia dan bangsa.
94-95
BERAKHIRNYA SINTESIS MISTIK
Islamisasi yang dilakukan kaum santri di Jawa, umumnya di Indonesia, mendapat tantangan dari kaum abangan.
96-97
SERUPA HARI DI BULAN APRIL
Cerah dengan canda tawa sesaat dan berganti tangis tak lama kemudian. Gangguan bipolar menguncang kehidupan seorang ibu negara.
98
DINASTI
Komentar anda
Nomor 16 Tahun 2
Riwayat Masyumi Menuju SunyiMajalah Historia edisi ini mengangkat tema soal Masyumi sebuah partai politik Islam terbesar di masanya Alasannya sederhana saja pemilihan umum sudah mendekat sementara Islam sebagai kekuatan sosial dan politik juga tak bisa diabaikan di masa setelah reformasi hingga kini Ada beberapa tema aktual yang kami sodorkan

Selain soal pestisida kami menampilkan dari soal sanitasi hingga nuklir dari hubungan IndonesiaAustralia hingga wafatnya Nelson Mandela

Edisi kali ini terbit menjelang pergantian tahun Anda bisa membawanya untuk mengisi liburan membacanya sekaligus merenungkan Indonesia saat ini tanpa perlu mengerutkan kening Sementara kami dengan atau tanpa liburan akan tetap menghadirkan tematema menarik lainnya di edisiedisi mendatang tanpa kenal lelah apalagi menyerah kalah Karena sungguh belajar sejarah itu menyenangkan Selamat membaca
Nomor 16 Tahun 2
Riwayat Masyumi Menuju SunyiMajalah Historia edisi ini mengangkat tema soal Masyumi sebuah partai politik Islam terbesar di masanya Alasannya sederhana saja pemilihan umum sudah mendekat sementara Islam sebagai kekuatan sosial dan politik juga tak bisa diabaikan di masa setelah reformasi hingga kini Ada beberapa tema aktual yang kami sodorkan

Selain soal pestisida kami menampilkan dari soal sanitasi hingga nuklir dari hubungan IndonesiaAustralia hingga wafatnya Nelson Mandela

Edisi kali ini terbit menjelang pergantian tahun Anda bisa membawanya untuk mengisi liburan membacanya sekaligus merenungkan Indonesia saat ini tanpa perlu mengerutkan kening Sementara kami dengan atau tanpa liburan akan tetap menghadirkan tematema menarik lainnya di edisiedisi mendatang tanpa kenal lelah apalagi menyerah kalah Karena sungguh belajar sejarah itu menyenangkan Selamat membaca