Pilih Bahasa: Indonesia
Nomor 13 Tahun 2

Nomor 13 Tahun 2 | Henk Sneevliet

Rp.50,000 In Stock
Historia Indonesia
Pada bukubuku sejarah di Indonesia nama Henk Sneevliet selalu disebut dalam sederet kalimat saja Henk Sneevliet adalah orang pertama yang membawa ajaran komunisme ke Hindia Belanda Indonesia Selebihnya sudah bisa ditebak komunisme adalah momok yang menakutkan sehingga upaya untuk menguak perannya berhenti seketika
Henk Sneevliet orang yang membawa ajaran itu ternyata memang punya peran penting dalam sejarah di Indonesia Dia memang berkulit putih orang Belanda totok kelahiran Rotterdam tapi ketika berada di Hindia Belanda sejak 1913 sampai 1918 dia justru menjadi advokat terdepan di dalam membela rakyat Mas Marco Kartodikromo jurnalis bumiputera terke muka saat itu menulis bahwa rakyat jajahan seharusnya malu kepada Sneevliet Berapa orang bangsa kita yang berani membela kepada bangsa kita seperti Sneevliet yang dibuang lantaran membela kita orang itu Apakah pemimpin pergerakan kita juga berani dibuang kata Marco dalam tulisannya di Sinar Hindia 10 Desember 1918 menggugat pembuangan Sneevliet keluar Hindia Belanda
Sneevliet akhirnya memang dibuang pada 1918 Dia dianggap menghasut rakyat Hindia Belanda untuk melawan pemerintah kolonial Tapi pembuangan tak menghentikan langkahnya Dia tercatat sebagai orang yang menggagas kongres pertama Partai Komunis Tiongkok yang dihadiri Mao Zedong sekaligus berperan memperkuat pondasi awal partai itu Usai tugas dari Tiongkok dia tak pernah berhenti melawan Sampai akhirnya senjata serdadu Nazi menuntaskan riwayat hidupnya pada 13 April 1942
HISTORIA
Nomor 13 Tahun 2
24
28
74
90
08-09
MELACAK JEJAK SENDAL
Sandal terus berevolusi, dari bahan hingga modelnya, dan tetap menjadi pilihan dalam berbusana dan beraktivitas.
16-19
BELANDA DAN ORANG-ORANGNYA
Negeri kecil banyak cerita. Dari Multatuli hingga orang klayaban.
20-23
MENIMBANG GUNUNG PADANG
Peneliti menemukan struktur tidak biasa di Gunung Padang. Temuan ini diklaim dapat menggeser peta arkeologi kuno dunia.
32-35
INDOKTRINASI HARGA MATI
Banyak orang rindu zaman Orde Baru. Termasuk ini: penataran P4, indoktrinasi yang menyentuh semua lapisan masyarakat.
36-38
MELAWAN ORBA DARI DUREN TIGA
Dari sebuah penerbit, ia jadi penentang paling konsisten terhadap kesewenang-wenangan rezim Orde Baru.
40-42
LANGKAH PEMUDA DARI ROTTERDAM
Terlahir dari keluarga kelas pekerja. Menempuh jalan sejarah dari sebelah kiri.
43-47
KERJA REVOLUSIONER DI TANAH JAJAHAN
Keadaan tanah jajahan membuat Sneevliet tak dapat menghindar kerja revolusioner. Berperan besar membentuk kesadaran bangsa.
48-50
ANGAN-ANGAN "KEMENANGAN"
Henk Sneevliet mengajak rakyat Jawa meniru revolusi di Rusia. Berujung pada pembuangan.
51-52
SEMAOEN: ANAK DIDIK TUAN SNEEVLIET
Dia mengagumi Sneevliet. Merintis jalan pintas menuju revolusi.
53-55
JEJAK SAMAR DI KOTA MERAH
Lima tahun di Semarang, Sneevliet meninggalkan pen- garuh politik yang kuat. Meski demikian, kenangan terha- dap dirinya serupa kepingan puzzle yang tak lengkap.
56-58
AKSI MA LIN DI NEGERI TIONGKOK
Sneevliet punya tempat dalam sejarah di Tiongkok. Membangun kekuatan revolusioner dengan taktik yang sama di Hindia.
59-61
DARI DALAM RUMAH SANG REVOLUSIONER
Lelaki yang hangat dan bersahabat. Membawa soal poli- tik sampai ke meja makan. Tak putus dirundung malang.
62-64
WAWANCARA ELISABETH FISHER-SPANJER
Mantan Kekasih Henk Sneevliet
78-81
PUAK BERADU DI TANAH MELAYU
Hari kelam di Kuala Lumpur yang terbakar amarah. Sejarah Malaysia tak lagi sama setelahnya.
82-85
TERPUKAU REVOLUSI HIJAU
Sebuah revolusi mengubah pertanian Indonesia. Khazanah benih padi lokal melenyap, dan timbunan pupuk dan pestisida menjenuhkan sawah.
89-89
BINTANG TERANG DARI RADIO
Kontes nyanyi ini sempat jadi barometer musik Indonesia. Popularitas para cempiangnya sejalan dengan kualitasnya.
98-101
RESENSI
102
MAHKAMAH SEJARAH
Pada negeri-negeri yang sedang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Komentar anda
Nomor 13 Tahun 2
Henk Sneevliet
Pada bukubuku sejarah di Indonesia nama Henk Sneevliet selalu disebut dalam sederet kalimat saja Henk Sneevliet adalah orang pertama yang membawa ajaran komunisme ke Hindia Belanda Indonesia Selebihnya sudah bisa ditebak komunisme adalah momok yang menakutkan sehingga upaya untuk menguak perannya berhenti seketika
Henk Sneevliet orang yang membawa ajaran itu ternyata memang punya peran penting dalam sejarah di Indonesia Dia memang berkulit putih orang Belanda totok kelahiran Rotterdam tapi ketika berada di Hindia Belanda sejak 1913 sampai 1918 dia justru menjadi advokat terdepan di dalam membela rakyat Mas Marco Kartodikromo jurnalis bumiputera terke muka saat itu menulis bahwa rakyat jajahan seharusnya malu kepada Sneevliet Berapa orang bangsa kita yang berani membela kepada bangsa kita seperti Sneevliet yang dibuang lantaran membela kita orang itu Apakah pemimpin pergerakan kita juga berani dibuang kata Marco dalam tulisannya di Sinar Hindia 10 Desember 1918 menggugat pembuangan Sneevliet keluar Hindia Belanda
Sneevliet akhirnya memang dibuang pada 1918 Dia dianggap menghasut rakyat Hindia Belanda untuk melawan pemerintah kolonial Tapi pembuangan tak menghentikan langkahnya Dia tercatat sebagai orang yang menggagas kongres pertama Partai Komunis Tiongkok yang dihadiri Mao Zedong sekaligus berperan memperkuat pondasi awal partai itu Usai tugas dari Tiongkok dia tak pernah berhenti melawan Sampai akhirnya senjata serdadu Nazi menuntaskan riwayat hidupnya pada 13 April 1942
Nomor 13 Tahun 2
Henk Sneevliet
Pada bukubuku sejarah di Indonesia nama Henk Sneevliet selalu disebut dalam sederet kalimat saja Henk Sneevliet adalah orang pertama yang membawa ajaran komunisme ke Hindia Belanda Indonesia Selebihnya sudah bisa ditebak komunisme adalah momok yang menakutkan sehingga upaya untuk menguak perannya berhenti seketika
Henk Sneevliet orang yang membawa ajaran itu ternyata memang punya peran penting dalam sejarah di Indonesia Dia memang berkulit putih orang Belanda totok kelahiran Rotterdam tapi ketika berada di Hindia Belanda sejak 1913 sampai 1918 dia justru menjadi advokat terdepan di dalam membela rakyat Mas Marco Kartodikromo jurnalis bumiputera terke muka saat itu menulis bahwa rakyat jajahan seharusnya malu kepada Sneevliet Berapa orang bangsa kita yang berani membela kepada bangsa kita seperti Sneevliet yang dibuang lantaran membela kita orang itu Apakah pemimpin pergerakan kita juga berani dibuang kata Marco dalam tulisannya di Sinar Hindia 10 Desember 1918 menggugat pembuangan Sneevliet keluar Hindia Belanda
Sneevliet akhirnya memang dibuang pada 1918 Dia dianggap menghasut rakyat Hindia Belanda untuk melawan pemerintah kolonial Tapi pembuangan tak menghentikan langkahnya Dia tercatat sebagai orang yang menggagas kongres pertama Partai Komunis Tiongkok yang dihadiri Mao Zedong sekaligus berperan memperkuat pondasi awal partai itu Usai tugas dari Tiongkok dia tak pernah berhenti melawan Sampai akhirnya senjata serdadu Nazi menuntaskan riwayat hidupnya pada 13 April 1942