- 19 Agu 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 19 Mei
SETELAH putus sekolah di usia 14 tahun, dirinya hanya punya pilihan amat sedikit pilihan dalam hidup. Di antara yang sedikit itu, Republik Prancis negerinya di tahun 1950-an masih memberi tempat kepada remaja putus sekolah: menjadi sukarelawan. Suka tak suka, Alain Fabien Maurice Marcel Delon alias Alain Delon, remaja itu, pun masuk Marine Nationale (Angkatan Laut Perancis). Remaja bengal itu segera belajar hidup ala serdadu.
“Di militer saya belajar disiplin, bagaimana menghadapi orang lain dan atasan, dengan stres dan dengan rasa takut,” aku Alain Delon, dikutip Thilo Wydra dalam Eine Liebe in Paris – Romy und Alain.
Alain Delon bergabung di dalam satuan Fusiliers Marins. Berbeda dari pasukan bersenjata marinir pada umumnya, satuan itu bertugas menjaga kapal dan instalasi Angkatan Laut.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















