Pilih Bahasa: Indonesia
11 Februari 1899

Teuku Umar Wafat

Perjuangan rakyat Aceh melawan Belanda dilanjutkan oleh istrinya, Tjoet Nyak Dhien.
Teuku Umar (duduk, tengah).
Historia
pengunjung
3.3k

Pasukan Teuku Umar yang sedianya memasuki kota Meulaboh pada malam 11 Februari 1899 dicegat pasukan Belanda di perbatasan.

Pasukan Belanda disiagakan di sana atas komando Jenderal Van Heutsz yang sebelumnya mendapat laporan intelijen. (Baca: Van Heutsz, Pahlawan di Belanda Penjahat di Aceh)

Pertempuran akhirnya pecah malam itu. Teuku Umar tertembak di bagian dada dan tak tertolong. Jenazah Teuku Umar kemudian dimakamkan di Masjid Kampung Mugo di hulu Sungai Meulaboh. Sepeninggalnya, perlawanan rakyat Aceh dilanjutkan istrinya, Tjoet Nyak Dhien.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Laporan Khusus
Majalah Historia Cetak
berikutnya
 
Nomor 36 Tahun III
Masa Lalu Partai NU
Salah satu organisasi muslim terbesar di negeri ini yang menjadi rebutan untuk mendulang suara pemilih muslim adalah Nahdlatul Ulama (NU)...
 
Terpopuler
6
11 Februari 1899 | Teuku Umar Wafat
7
27 Februari 1942 | Pertempuran Laut Jawa
8
8 Februari 1930 | Gerakan De Stuw
9
20 Februari 1927 | Jong Indonesia Berdiri
10
17 Februari 1674 | Gempa dan Tsunami di Maluku
Teuku Umar (duduk, tengah).
Teuku Umar (duduk, tengah).