Pilih Bahasa: Indonesia
10 Maret 1998

Soeharto Jadi Presiden Lagi

Isyarat patahnya kekuasaan Presiden Soeharto setelah bertakhta selama 32 tahun.
Soeharto menyatakan mengundurkan diri sebagai presiden pada 21 Mei 1998.
Historia
pengunjung
7.5k

Soeharto terpilih kembali menjadi presiden untuk ketujuh kalinya. Sehari kemudian, setelah dia disumpah dalam Sidang Umum MPR, terjadi peristiwa yang mengejutkan. Harmoko, Ketua DPR/MPR, mengetukkan palu untuk menutup sidang, namun palu itu patah.

Saat mengantar Soeharto menuju lift, Harmoko meminta maaf atas kejadian yang baru pertama kali dalam sejarah sidang DPR/MPR. “Mungkin palunya longgar,” kata Soeharto.

Harmoko bertanya-tanya, ada apa gerangan. Dia merasa kejadian itu tidak kebetulan. “Peristiwa itu bukanlah sesuatu yang bersifat kebetulan, sepertinya ada firasat,” katanya dalam Berhentinya Soeharto: Fakta dan Kesaksian Harmoko karya Firdaus Syam. Ternyata, peristiwa itu memberikan firasat bahwa Soeharto tidak akan lama menjabat presiden.

Dalam Dunia Spiritual Soeharto, Arwan Tuti Artha mencatat bahwa patahnya palu yang dipakai Harmoko, yakni kepala palu itu mental dan jatuh ke lantai, sedang tangkainya dipegang Harmoko, memberi isyarat patahnya kepresidenan Soeharto masa bakti 1998-2003.

Gerakan Reformasi dari mahasiswa, aktivis, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, menuntut Soeharto mengakhiri kekuasaannya. Besarnya gelombang Reformasi membuat anggota dan pimpinan DPR/MPR mengeluarkan pernyataan yang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri.

“Masyarakat membenarkan isyarat alam ini setelah mendengar sendiri pernyataan Soeharto, pada 21 Mei 1998, kalau dirinya mengundurkan diri dari kursi kepresidenan. Peristiwa itu terjadi sekitar 70 hari setelah Sidang Umum MPR berakhir. Itulah isyarat buruk bagi perjalanan panjang Orde Baru,” tulis Arwan.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Segera Terbit
 
Nomor 36 Tahun III
Masa Lalu Partai NU
Salah satu organisasi muslim terbesar di negeri ini yang menjadi rebutan untuk mendulang suara pemilih muslim adalah Nahdlatul Ulama (NU)...
 
Terpopuler
6
11 Februari 1899 | Teuku Umar Wafat
7
27 Februari 1942 | Pertempuran Laut Jawa
8
8 Februari 1930 | Gerakan De Stuw
9
20 Februari 1927 | Jong Indonesia Berdiri
10
17 Februari 1674 | Gempa dan Tsunami di Maluku
Soeharto menyatakan mengundurkan diri sebagai presiden pada 21 Mei 1998.
Soeharto menyatakan mengundurkan diri sebagai presiden pada 21 Mei 1998.