Pilih Bahasa: Indonesia
halaman 2

Litograf Batavia Acuan Awal Jakarta

J.W. Heydt tekun melukis Batavia pada era 1737-1740. Karya litografnya dapat menjadi acuan bagaimana awal kota Jakarta.
 
Litograf Kastil Batavia karya J.W. Heydt.
Foto
Historia
pengunjung
3.7k

Arsitek dan Pelukis

Johann Wolgang (JW) Heydt adalah seorang opsir, arsitek, dan pelukis kelahiran Silesia, Jerman Timur. Pada 1733 dia mendaftarkan diri bekerja untuk VOC dan menghabiskan beberapa waktu di Ceylon (Sri Lanka). Sekira tiga tahun kemudian dia menuju Batavia dan di sana bekerja sebagai juru gambar untuk Gubernur Jenderal Valkeneir.

Heydt bermukim di Batavia dari sekira 1737 hingga 1740. Selama menetap, Heydt bertugas melukiskan pembangunan di setiap sudut kota Batavia, terutama bangunan-bangunannya. Dia setidaknya menggarap 41 lukisan soal Batavia.

“Karyanya kemudian digunakan sebagai buku laporan kepada pemerintah Belanda di pusat. Mereka kan membangun di sebuah daerah yang jauh dan menghabiskan investai yang sangat besar. Dari karya Heydt-lah diketahui perkembangan pembangunan. Juga dari situ timbul pertimbangan apakah pembangunan itu menguntungkan untuk dilanjutkan, atau harus dihentikan,” kata Hauw Ming.

Pada 1741, Heydt kembali ke Eropa dan melanjutkan pekerjaannya sebagai arsitek di Nurnberg. Tiga tahun kemudian, dia menerbitkan laporan perjalanannya dengan judul Allerneuster Geographics- Und Topographischer Schau-Platz von Africa und Ost Indien. Buku ini menjadi buku ilustrasi pertama tentang Batavia berdasarkan pandangan mata langsung sang pembuatnya. F de Haan, penulis buku Oud Batavia, memuji ketepatan dan keandalan Heydt dalam menggambarkan kota Batavia tempo dulu.

“Dari lukisannya kita dapat mempelajari sejarah awal Batavia, apa yang terjadi dan bagaimana dulu kota itu dibangun dengan perencanaan yang sangat terstruktur. Heydt bukan hanya menggambarkan suasana atau kondisi yang telah terbangun, tapi juga yang masih berupa ide dasar,” kata Hauw Ming.

“Kalau melihat perencanaan awal kota Jakarta yang dihuni 100-200 ribu orang saat itu, lalu bagaimana mengatur tata kotanya, sebenarnya itu dapat dijadikan cermin bagi pemerintah kota Jakarta.”

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Segera Terbit
 
Nomor 37 Tahun IV
Riwayat Syariat di Nusantara
Seiring berkembangnya komunitas muslim di Nusantara sebagai dampak arus perdagangan pada abad ke-13, jejak-jejak penerapan hukum Islam mulai bisa terlacak...
 
Litograf Kastil Batavia karya J.W. Heydt.
Foto
Litograf Kastil Batavia karya J.W. Heydt.
Foto