Pilih Bahasa: Indonesia
halaman 1

Benarkah Ketok Magic Memakai Kekuatan Gaib?

Ketok magic, jasa reparasi kendaraan, disasuskan menggunakan magi atau kekuatan gaib, mulai dari tuyul, jin, sampai genderuwo.
Kusmanadi (bersedekap) dan karyawannya di bengkel ketok magic. Dia murid Mbah Turut, pelopor ketok magic.
Foto
Historia
pengunjung
11.2k

PARA mekaniknya hanya menggunakan peralatan sederhana, seperti palu. Namun, hasilnya cukup memuaskan, kendaraan penyok kembali mulus. Biayanya pun terjangkau. Itulah jasa reparasi ketok magic. Kata “ketok” mungkin menunjukkan peralatan yang digunakan yaitu palu. Sedangkan kata “magic” yang memunculkan syakwasangka; jangan-jangan prosesnya menggunakan magi (kekuatan gaib). Sialnya, banyak orang percaya.

“Mitos perkotaan menyebutkan ketok magic mempekerjakan jin untuk menghapus penyok. Para mekanik mengabadikan mitos itu dengan merahasiakan proses pengerjaannya, meminta pelanggan tidak mengintip di sekitar pintu garasi sementara mereka bekerja,” tulis Christopher Torchia dan Lely Djuhari dalam Indonesian Slang: Colloquial Indonesian at Work. Ini yang membedakan dengan jasa cat duko dan las ketok, di mana pelanggan bisa melihat pengerjaannya.

Kusmanadi, ahli ketok magic asal Blitar, membantah bahwa ketok magic bukan hasil kerja tuyul, setan genderuwo atau apapun juga. Tidak benar pekerjaan itu harus dikerjakan dengan upacara dan sesajian. Begitu juga biaya reparasi yang harus berekor angka ganjil, seperti Rp56.666, Rp50.000 boleh saja.

“Saya tahu persis, pekerjaan itu hasil tangan orang yang betul-betul ahli,” kata Kusmanadi, pria kelahiran Bleduk Blitar, 11 Juni 1959, seperti dikutip majalah motor dan mobil, M&M, No. 15/XVII/Februari 1988.

Siapakah pelopor ketok magic? Menurut M&M, Kusmanadi adalah murid langsung dari Mbah Turut yang kali pertama mempopulerkan ketok magic. Pada 1976, Kusmanadi hanya sampai kelas dua SMP di Blitar, karena harus membantu orangtuanya memenuhi biaya hidup keluarga. Tidak jauh dari rumahnya, dia membantu Mbah Turut yang memiliki bengkel. Meski tidak berpendidikan teknik, Mbah Turut memiliki keahlian yang mumpuni dalam memperbaiki kendaraan. Awalnya hanya membantu memberikan peralatan seperti palu, kemudian dia diajari mengetok bagian-bagian yang gampang. Pada kesempatan ini, dia dan delapan orang yang belajar kepada Mbah Turut.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Laporan Khusus
Majalah Historia Cetak
berikutnya
 
Nomor 34 Tahun 3
Murba Partai Terakhir Tan Malaka
Pembahasan mengenai Tan Malaka sudah sering dimuat di berbagai media massa. Tak berbilang banyaknya orang membahas bapak republik itu di..
 
Kusmanadi (bersedekap) dan karyawannya di bengkel ketok magic. Dia murid Mbah Turut, pelopor ketok magic.
Foto
Kusmanadi (bersedekap) dan karyawannya di bengkel ketok magic. Dia murid Mbah Turut, pelopor ketok magic.
Foto