Pilih Bahasa: Indonesia
halaman 1

Setelah Pengadilan Rakyat Selesai

Dunia mulai mendengar apa yang terjadi lima puluh tahun lalu. Pemerintah harus lebih serius menangani kasus 1965.
Tentara menangkap orang-orang yang terkait dengan PKI atau pun tidak.
Historia
pengunjung
4.4k

KEDUA bahu hakim Zac Yacoob tampak bergerak seirama dengan kalimat yang meluncur dari mulutnya. Dua tangannya, yang terletak di bawah meja, seperti meraba sesuatu, memandunya untuk menyampaikan putusan sidang yang telah dipimpinnya selama empat hari berturut-turut.

Lahir di Durban, Afrika Selatan, 3 Maret 1948, Zac terserang meningitis sejak usia 16 bulan, sehingga menyebabkan kebutaan pada kedua matanya. Untuk membaca, dia menggunakan braile dan seorang asisten selalu siap sedia mendampinginya. Sore itu, Jum’at 14 November 2015, pukul 16:00 waktu Den Haag, lelaki yang telah malang melintang sebagai pembela hak-hak azasi manusia di negerinya itu memutus Negara Indonesia sebagai “terdakwa” yang harus menanggung kesalahan masa lalunya.

“Negara Indonesia dan negara lainnya yang mengetahui kejahatan kemanusiaan serius pada 1965-1966 harus bertanggungjawab atas apa yang terjadi di Indonesia,” demikian kata Zac yang didapuk jadi ketua majelis hakim Pengadilan Rakyat Internasional kasus 1965.

Dalam putusannya, Zac juga “mendakwa” Negara Indonesia bertanggungjawab atas sembilan kejahatan serius terhadap kemanusiaan yang terjadi sepanjang 1965-1966. Mulai dari pembunuhan massal, pemenjaraan di luar hukum, penghilangan paksa sampai dengan kekerasan seksual yang terjadi secara sistematis dan rutin.

Keputusan hakim itu berdasarkan kesaksian yang diberikan baik oleh para saksi korban maupun saksi ahli selama empat hari masa persidangan. Semua saksi korban menyatakan secara meyakinkan adanya keterlibatan aparatur negara dan milisi sipil di dalam setiap kegiatan penangkapan, penahanan, pemeriksaan bahkan penyiksaan di luar hukum.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Laporan Khusus
Majalah Historia Cetak
berikutnya
 
Nomor 33 Tahun 3
Kejahatan Perang Belanda
Kisah ini kami hadirkan bukan untuk mengaburkan batas sikap tentang apa makna menjajah dan dijajah. Kami ingin membahas apa yang..
 
Terpopuler
6
Catatan dari Berlin (1) | Kabar Pilu dari Kamp Sachsenhausen
7
Surat-Surat dari Den Haag (5) | Tentang Sebuah Kesadaran
8
Surat-surat dari Hamburg (1) | Setengah Merdeka
Tentara menangkap orang-orang yang terkait dengan PKI atau pun tidak.
Tentara menangkap orang-orang yang terkait dengan PKI atau pun tidak.