Pilih Bahasa: Indonesia

Embrio Boy Band Dunia

Lima pemuda berkulit gelap, berambut kribo nan tebal layaknya mengenakan helm, mengguncang musik pop dunia. Jejaknya menginspirasi boy band di seluruh dunia, hingga kini.
Diana Ross Present The Jackson 5. Artis: The Jackson 5; Label: Motown Record; Rilis: Desember 1969; Genre: Pop, Disco, R&B.
Ilustrasi
Historia
pengunjung
6.6k

MEREKA tampil di Tiny Tots Jamboore, sebuah acara kontes mencari bakat yang dihelat Rosevelt High School, di kota Gary, Indiana, Amerika Serikat. Mengusung nama keluarga Jackson, mereka menjajal peruntungan di dunia musik dan ternyata.. menang. Seorang agen pencari bakat lokal, Evelyn Lahalie, menyarankan mereka menggunakan nama The Jackson 5.

Sejak itu mereka tampil sebagai sebuah kelompok musik profesional. Jackson 5 menjelajah kota-kota di Amerika, terutama klub-klub kulit hitam atau “Chitlin Circuit”, karena diskriminasi rasial masih kuat di Amerika. Berbekal bakat mumpuni, mereka tak kesulitan memikat hati penggemar.

The Jackson 5 –dieja juga dengan The Jackson Five atau The Jackson 5ive, dan kemudian sebagai The Jacksons– mulanya sebuah kelompok musik bernama The Jackson Brothers, yang terbentuk pada 1964. Personelnya adalah tiga kakak tertua dari keluarga Jackson: Jackie, Tito, dan Jermaine. Bergabung pula dua personel di luar keluarga, yang akhirnya tersingkir dan digantikan dua saudara muda keluarga Jackson, Marlon dan Michael.

Setelah pentas keliling, di bawah label Steeltown Records, Jackson 5 masuk dapur rekaman dan merilis album pertama Big Boys pada Januari 1968. Disusul kemudian album kedua We Don′t Have to Be Over 21 (To Fall in Love) pada tahun yang sama. Pamor mereka kian menanjak saat bernaung di bawah label Motown Records pada 26 Juli 1968.

Di Motown Records, kemampuan The Jackson 5 memikat hati Diana Ross, yang bahkan bersedia membantu mengangkat popularitas mereka. Pada Agustus 1969 Diana Ross mengajak Jackson 5 untuk tampil di sebuah private club, the Daisy di Hollywood. Seminggu kemudian tampil bareng Diana Ross di Los Angeles Forum.

Akhirnya, diproduseri Bobby Taylor, The Jackson 5 rekaman dan merilis album Diana Ross Present The Jackson 5 pada Desember 1969. Album ini berisi 10 lagu lawas plus dua karya The Jackson: “You’ve Changed” yang pernah mereka rekam saat di bawah label Gordon Keith′s dan “I Want You Back” yang menjadi satu-satunya lagu anyar The Jackson 5.

Mengangkat lagu-lagu bergenre pop, soul, dan R&B, album ini meledak di pasaran, terjual lima juta kopi di seluruh dunia. Single “I Want You Back” menjadi hit di tangga lagu Amerika, Bilboard Hot 100, melengserkan “Let it Be” milik The Beatles.

Selama di bawah label Motown Records, mereka menghasilkan lagu-lagu hit seperti “I Want You Back”, “ABC”, “The Love You Save”, dan “I’ll Be There”. Pencapaian mereka tak pudar sekalipun pindah ke perusahaan rekaman CBS Records pada 1975.

Kejayaan The Jackson 5 berakhir pada 1990 karena kesibukan masing-masing personel. Namun, The Jackson 5 selalu diingat dan menjadi acuan boy band di masa mendatang.

The Jackson 5 kerap dianggap sebagai salah satu band yang meletakkan konsep dasar boy band. Yakni, terdiri dari lima orang, mengandalkan kekuatan vokal di mana semua personel dapat bernyanyi dengan baik, serta memainkan jenis aliran musik pop dan R&B. Selain The Jackson 5, di era 1960-an, band negeri Paman Sam seperti The Osmond dan The Monkees juga mengusung konsep serupa.

Istilah boy band sendiri mulai dikenal masyarakat setelah New Edition, group asal Boston, Amerika, memulai tren ini pada 1980-an. Group inilah yang menginpisari New Kids on the Block, Boyz II Men, Backstreet Boys, dan N’Sync.

Kesuksesan New Kids on the Block mendorong sejumlah manajer musik di Eropa membentuk group boy band. Muncullah Take That dan Bross di Inggris, Boyzone di Irlandia, hingga No Mercy di Amerika Latin.

Lama setelah taji boy band menurun, kini jamur boy band bermigrasi ke kawasan Asia Timur. Jepang dan Korea Selatan memimpin era ini. Di awal 2000-an kita sempat mengenal group F4 asal Taiwan yang mampu menghipnotis penggemarnya di penjuru Asia. Saat ini ada Super Junior, 2PM, Arashi, SMAP, dan SHiNee yang menjadi penguasa di negeri masing-masing.

Di Indonesia, masyarakat keranjingan boy band asal Korea Selatan, atau populer dengan istilah K-Pop. Muncullah sejumlah boy band anak negeri. Diawali lewat kisah sukses Smash, belakangan group boy band menjamur di Indonesia.

Smash sendiri bukanlah yang pertama di Indonesia. Sebelumnya, pada era 1990-an, sejumlah boy band meramaikan industri musik tanah air. Ada Trio Libels yang digawangi oleh Ronny Sianturi, Edwin Manansang, dan Yani. Ada Cool Colours yang berisikan model-model ganteng seperti Teuku Ryan (kemudian diganti Ari Wibowo), Ari Sihasale, Surya Syahputra, dan Yohandi Yahya. Ada juga FBI dan boy band parodi P Project.

Seberapa lama demam boy band bertahan?

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Laporan Khusus
Majalah Historia Cetak
berikutnya
 
Nomor 36 Tahun III
Masa Lalu Partai NU
Salah satu organisasi muslim terbesar di negeri ini yang menjadi rebutan untuk mendulang suara pemilih muslim adalah Nahdlatul Ulama (NU)...
 
Diana Ross Present The Jackson 5. Artis: The Jackson 5; Label: Motown Record; Rilis: Desember 1969; Genre: Pop, Disco, R&B.
Ilustrasi
Diana Ross Present The Jackson 5. Artis: The Jackson 5; Label: Motown Record; Rilis: Desember 1969; Genre: Pop, Disco, R&B.
Ilustrasi