Pilih Bahasa: Indonesia
halaman 1

Begum Jaan Menolak Tunduk

Pahit getir pemisahan India-Pakistan dari pandangan seorang germo. Gagal berbunyi justru karena sesak oleh pesan.
 
Judul: Begum Jaan | Sutradara: Srijit Mukerji | Pemain: Vidya Balan, Gauhar Khan, Pallavi Shrada, Mishti, Naseerudin Shah, Chunky Pandey, Ila Arun, Ashish Vidyarthi, Rajit Kapoor, Sumit Nijhawan | Produser: Vishesh dan Mukesh Bhatt | Produksi: Vishesh Films, Shree Venkatesh Films, Play Entertainments | Rilis: April 2017.
Historia
pengunjung
5.2k

Partisi India tahun 1947 adalah momen sejarah getir bagi India dan Pakistan. Partisi yang terjadi bersamaan dengan kemerdekaan India itu menimbulkan krisis dan konflik, yang hingga kini membayangi hubungan kedua negara tetangga itu.

Peristiwa sejarah itu mengilhami sineas-sineas Bollywood. Chinnamul adalah film India pertama yang menjadikan Partisi 1947 sebagai inti cerita, yang tayang di bioskop hanya berselang tiga tahun dari peristiwa.

Kini, lepas 70 tahun usai Partisi 1947, kembali hadir film yang berlatar sejarah getir itu. Kali ini lewat perspektif para pekerja seks di sebuah rumah bordil di pedalaman Punjab dalam film garapan sutradara Srijit Mukerji, Begum Jaan.

Vidya Balan, aktris yang besar lewat perannya dalam film-film bertema “perempuan-sentris”, didapuk sebagai seorang germo bernama Begum Jaan. Melalui film yang merupakan adaptasi atas film berbahasa Bengal, Rajkahini (2015), ini Srijit Mukerji menggali pandangan dari golongan yang secara sosial dianggap rendah, dan karena itu diabaikan, namun sebenarnya juga tak kurang penderitaannya daripada warga Islam dan Hindu yang dipaksa mengungsi.

Film ini memotret kegetiran Begum Jaan bersama sembilan “anak asuhnya”, seorang bibi, dua pembantu, penjaga setianya, serta seorang anak kecil berhadapan dengan kuasa negara yang secara tiba-tiba merasa berhak menentukan nasib mereka. Kepada negara yang sok tahu dan moralis inilah Begum Jaan memberontak.

Perlawanan Seorang Germo

Suara klasik Asha Boshlem, penyanyi India, mengalun melantunkan elegi Prem Mein Tohre. Layar lalu dilambari montase kehidupan di dalam tembok rumah bordil Begum Jaan. Elegi yang mengisahkan kecintaan yang dalam berbalas kejatuhan yang pilu itu menjadi latar anak-anak Begum Jaan melakoni hari-harinya. Bagaimana mereka bercengkerama, meladeni lelaki-lelaki uzur haus kehangatan, juga malankoli seorang pelacur yang membesarkan anaknya di sana, perlakuan kasar yang tak jarang menghampiri, dan cinta yang bersemi di antara mereka. Semua cerita itu menjadi dasar ikatan di antara mereka, melampaui kesialan-kesialan hidup yang mendera.

Namun, secara tiba-tiba rumah bordil di perbatasan Sakkergarh dan Dorangla, Punjab, itu diusik dan hendak digusur karena posisinya merintangi pagar perbatasan yang akan dipancang pemerintah baru India dan Pakistan. Begum Jaan, sang germo, menolak tunduk pada aturan itu yang menurutnya dibuat asal-asalan oleh para “bapak bangsa” sok tahu di Delhi. Hari Prasad (Ashish Vidyarthi), si petugas perwakilan Indian National Congress, dan Ilyas Khan (Rajit Kapoor) dari Muslim League yang datang ke rumah bordirnya untuk menyerahkan surat pemberitahuan malah dicaci, bahkan diacungi arit.

Merasa terhina, kedua birokrat itu mengultimatum akan menggusur rumah bordir Begum Jaan dengan segala cara. Tapi Begum Jaan ternyata begitu liat. Selama ini dia tak tersentuh aparat karena mendapat perlindungan dari seorang raja lokal. Karena itulah dia disegani, atau ditakuti, oleh warga sekitarnya. Posisi rumah bordilnya yang berada di wilayah tak bertuan juga menjauhkannya dari yusrisdiksi kepolisian.

Walau bagaimanapun, keduanya harus tetap menyelesaikan misi yang membuat mereka galau itu. Undang-undang sudah diteken, warga Hindu dan Islam di masing-masing wilayah sudah diinstruksikan memilih negara dan segera mengungsi. Dan lagi pemancangan pagar kawat berduri yang membelah Punjab sudah berjalan. Semua berjalan sesuai rencana kecuali penolakan Begum Jaan. Jika memang cara legal-formal tak digubris, maka tak ada pilihan lagi selain cara paksa.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Segera Terbit
 
Nomor 37 Tahun IV
Riwayat Syariat di Nusantara
Seiring berkembangnya komunitas muslim di Nusantara sebagai dampak arus perdagangan pada abad ke-13, jejak-jejak penerapan hukum Islam mulai bisa terlacak...
 
Judul: Begum Jaan | Sutradara: Srijit Mukerji | Pemain: Vidya Balan, Gauhar Khan, Pallavi Shrada, Mishti, Naseerudin Shah, Chunky Pandey, Ila Arun, Ashish Vidyarthi, Rajit Kapoor, Sumit Nijhawan | Produser: Vishesh dan Mukesh Bhatt | Produksi: Vishesh Films, Shree Venkatesh Films, Play Entertainments | Rilis: April 2017.
Judul: Begum Jaan | Sutradara: Srijit Mukerji | Pemain: Vidya Balan, Gauhar Khan, Pallavi Shrada, Mishti, Naseerudin Shah, Chunky Pandey, Ila Arun, Ashish Vidyarthi, Rajit Kapoor, Sumit Nijhawan | Produser: Vishesh dan Mukesh Bhatt | Produksi: Vishesh Films, Shree Venkatesh Films, Play Entertainments | Rilis: April 2017.