Pilih Bahasa: Indonesia
halaman 1

Liku Langkah Menuju Takhta

Kontroversi dan dedikasi sang pangeran flamboyan.
 
Judul: The Heir Apparent: A Life of Edward VII, The Playboy Prince | Penulis: Jane Ridley | Penerbit: Random House | Terbit: 2013.
Historia
pengunjung
3.6k

Bertie, nama panggilan Raja Edward VII di Inggris, menulis dalam buku hariannya pada Rabu, 4 Mei 1910: Raja bersantap malam sendiri.

Seharian itu demam, sesak nafas, dan batuk menderanya. Meski sakit, Bertie bersikeras mengadakan beberapa pertemuan kenegaraan. “Apa gunanya seseorang hidup jika tidak bisa bekerja?” ujarnya.

Usai makan malam, dia memilih langsung beristirahat. Beberapa kegiatan rutin dibatalkan, termasuk berbincang dengan Alice Keppel, perempuan simpanan favorit –nenek buyut Camilla Parker Bowles, istri Pangeran Charles sekarang. Permaisuri raja, Ratu Alix, dalam perjalanan pulang dari liburan di Mediterania.

Bertie meninggal dunia tiga hari kemudian.

Kepergiannya menyentak banyak pihak. Bertie berperan sebagai mediator krisis konstitusi di Inggris yang berupaya membatasi hak veto Dewan Bangsawan (House of Lords). Bagi negara-negara Eropa, Bertie adalah “Paman” karena berkontribusi memperkuat hubungan mereka dengan Inggris. Salah satunya Perjanjian Entente Cordiale (1904) yang mencairkan hubungan Inggris-Prancis.

Namun kehidupan Bertie kerap dibayangi pandangan populer: penggemar pesta, makanan, dan perempuan. Tak kurang 50 perempuan dan 10 anak di luar pernikahan diasosiasikan dengannya. Identitas pembunuh misterius yang menewaskan sejumlah pelacur, Jack the Ripper, tak lepas dari dugaan keterkaitan Bertie dan putranya yang dianggap memiliki penyimpangan seks, Pangeran Eddie.

Sebagian penulis kerajaan juga menganggap Bertie jauh dari kualitas seorang pemimpin. Editor Sidney Lee dalam Dictionary of National Biography (1912) mengkritiknya sebagai raja yang “tak cakap berpolitik”. Meletusnya Perang Dunia I pada 1914 membuat banyak pihak meragukan jalinan diplomasi yang dirintisnya.

Lewat buku ini, hasil penelitian selama sembilan tahun, Jane Ridley, profesor sejarah di Buckingham University, mencoba menyelami kepingan perjalanan hidup Bertie sebagai seorang anak, pria, dan raja.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Segera Terbit
 
Nomor 37 Tahun IV
Riwayat Syariat di Nusantara
Seiring berkembangnya komunitas muslim di Nusantara sebagai dampak arus perdagangan pada abad ke-13, jejak-jejak penerapan hukum Islam mulai bisa terlacak...
 
Judul: The Heir Apparent: A Life of Edward VII, The Playboy Prince | Penulis: Jane Ridley | Penerbit: Random House | Terbit: 2013.
Judul: The Heir Apparent: A Life of Edward VII, The Playboy Prince | Penulis: Jane Ridley | Penerbit: Random House | Terbit: 2013.