Pilih Bahasa: Indonesia
halaman 3

Penistaan Agama Pada Masa Lalu

Jauh sebelum kasus Ahok, tuduhan penistaan agama pernah terjadi pada awal abad ke-20. Sarat muatan politik.
 
HOS Tjokroaminoto dan Semaoen.
Historia
pengunjung
230.8k

Tjokro berupaya sebisa mungkin menangkis serangan-serangan kepada dirinya, namun baru menemukan momentum untuk menyerang balik musuh-musuhnya itu setelah Martodharsono menerbitkan artikel Djojodikoro. Menurut Takashi Shiraishi artikel Djojodikoro itu menjadi kesempatan emas bagi Tjokroaminoto untuk membalikkan keadaan.

Aksi yang dipicu dari artikel itu dimanfaatkan oleh Tjokroaminoto untuk memperlihatkan bahwa pemerintah tidak memedulikan Islam, menghimpun saudagar-saudagar santri dan Arab, menghimpun uang, dan menggerakan SI-SI yang terbengkalai di bawah pimpinannya dalam semangat membela Islam; lalu menyerang musuh-musuh lamanya dari Surakarta, Martodharsono, Samanhoedi dan Sosrokoernio.”

Tjokro pun mendirikan Tentera Kandjeng Nabi Muhammad (TKNM) untuk “mempertahankan kehormatan Islam, Nabi dan kaum muslimin.” Cabang-cabang TKNM didirikan di berbagai wilayah di Jawa untuk membangkitkan kembali SI-SI lokal. Dia juga berupaya untuk mengambil alih SI Semarang dan turut di dalam arus gerakan buruh yang menjadi ciri utama gerakan Sarekat Islam di Semarang itu.

Melalui artikel Djojodikoro itu yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad itu Tjokroaminoto berhasil memukul balik lawan-lawan politiknya secara efektif. Dia juga berhasil memperkuat kembali cengkeraman kendalinya atas SI-SI lokal yang terbengkalai. Solidaritas muslim yang digalang oleh Tjokroaminoto sukses menaikkan posisi tawarnya tak hanya di hadapan musuh-musuh politik dalam tubuh SI tapi juga di hadapan pemerintah kolonial Belanda.

Turbulensi politik dan rongrongan terhadap Tjokro mulai bisa dikendalikan pada saat kongres CSI September-Oktober 1918. Dia pun mengakomodasi para pengkritiknya seperti Semaoen dan Darsono sebagai komisaris dan propagandis CSI, sekaligus bisa mengendalikan mereka yang sebelumnya dikenal keras dalam mengkritik Tjokroaminoto.

 
Terpopuler di Historia 
Komentar anda
Majalah
Segera Terbit
 
Nomor 37 Tahun IV
Riwayat Syariat di Nusantara
Seiring berkembangnya komunitas muslim di Nusantara sebagai dampak arus perdagangan pada abad ke-13, jejak-jejak penerapan hukum Islam mulai bisa terlacak...
 
HOS Tjokroaminoto dan Semaoen.
HOS Tjokroaminoto dan Semaoen.