top of page

Jilbab Terlarang di Era Orde Baru

Ketika memakai jilbab dianggap sebagai sikap melawan oleh rezim Orde Baru.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Empat siswi SMA 68 Jakarta dikeluarkan dari lingkungan sekolah gara-gara memakai jilbab. (Majalah Panji Mas).

28 Feb 2018
5 menit membaca

Diperbarui: 21 Agu

HARI-hari Rani di bulan Januari tahun lalu berlangsung penuh gairah. Hampir setiap waktu, perempuan muda berparas cantik itu membuka situs-situs internet yang mengajarkan pemakaian jilbab sesuai mode yang sedang trendi. Tujuannya: supaya ia bisa tampil menarik dan terpilih sebagai salah satu pemenang kontes jilbab nasional yang disponsori oleh sebuah perusahaan pencuci rambut terkemuka di Indonesia.


"Kalau udah menang kan jadinya aku dikenal banyak orang dan bisa bikin bangga keluarga," kata mahasiswi semester awal di sebuah perguruan tinggi negeri itu.


Apa yang tengah dilakukan Rani mustahil terjadi sekitar 30 tahun lalu. Alih-alih mengadakan kontes, sekadar memakai jilbab pun adalah sesuatu yang terlarang bagi para siswi dan sebagian mahasiswi kala itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Inilah muasal syal, kipas bagi penguasa, jas untuk acara resmi, dan fungsi dasi.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
Upaya tolak bala dan ucap syukur suku Osing. Kenduri massal di depan rumah dengan hidangan khas Tumpeng Sewu.
Dia memimpin gerakan bawah tanah di Jakarta. Bersama kelompoknya, gerakannya merepotkan Belanda.
Dia memimpin gerakan bawah tanah di Jakarta. Bersama kelompoknya, gerakannya merepotkan Belanda.
Sepakbola putri dalam negeri masih terbengkalai. Mitos-mitos menakutkan terus mengitari.
Sepakbola putri dalam negeri masih terbengkalai. Mitos-mitos menakutkan terus mengitari.
Gas air mata pertama kali digunakan dalam perang. Masih digunakan untuk membubarkan demonstran.
Gas air mata pertama kali digunakan dalam perang. Masih digunakan untuk membubarkan demonstran.
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
Brompton bukan sepeda lipat pertama di dunia. Tapi mengapa ia begitu terkenal?
transparant.png
bottom of page