Historia
50-tapak-perempuan-nusantara Pilih Bahasa: Indonesia
Pilih Bahasa: Indonesia
Raden Adjeng Kartini
Jepara, 21 April 1879 | Wafat: 17 September 1904.
Pengarang terkenal Indonesia, Pramoedya Ananda Toer, menjadikan riwayat hidup Kartini sebagai salah satu novelnya, Panggil Aku Kartini Saja. Judul novel itu diambil dari Sepotong kalimat dalam salah satu surat Kartini, yang bertanggal 25 Mei 1899, kepada Estelle Zeehandelaar. Kartini menulis surat tersebut dalam bahasa Belanda. Kebanyakan Surat Kartini merupakan gagasannya tentang citra ideal perempuan Jawa yang merdeka. Karena gagasannya itu, Kartini dinilai sebagai pelopor emansipasi wanita di Indonesia.