Historia
50-tapak-perempuan-nusantara Pilih Bahasa: Indonesia
Pilih Bahasa: Indonesia
Opu Daeng Risadju
Palopo, Sulawesi Selatan, 1880. Wafat: 10 February 1954.
Walaupun bangsawan dia tak pernah menempuh jalur pendidikan Barat (formal). Pendidikannya lebih banyak dipengaruhi nilai Islam dan adatnya. Awalnya dia buta huruf latin. Namun Karena memiliki semangat belajar yang tinggi dia akhirnya mampu membaca huruf latin. Keterlibatannya dalam dunia politik dimulai ketika dia bergabung dalam Partai Sarekat Islam Indonesia pada 1927. Atas keterlibatannya itu Belanda menjebloskannya ke penjara. Setelah Indonesia merdeka dia kehilangan pendengarannya karena disiksa tentara NICA.